Kamis, 06 Januari 2022

Orang hebat kadang lahir dari orang sederhana

Orang hebat kadang lahir dari orang sederhana

Samuel adalah anak yang lahir dari doa penuh pergumulan seorang istri yang merasa teraniaya oleh perlakuan istri muda suaminya. 

Ya, awalnya ibu Hana tidak memiliki anak, sementara istri lain dari suaminya yaitu ibu Penina, memiliki anak-anak. Dengan doa yang penuh harap dan tangis ibu Hana memohon kepada Tuhan untuk memberinya anak. Bahkan ia berjanji untuk menyerahkan anak itu kelak menjadi hamba Tuhan. 

Tuhan pun mendengar doa ibu Hana. Memang tidak ada doa yang tidak didengar Tuhan. Ibu Hana pun melahirkan anaknya dan memberi nama "Samuel" pada anak itu. Setelah disapih, Ibu Hana dan suaminya membawa Samuel yang masih sangat kecil untuk belajar melayani di rumah Tuhan, di Silo, di bawah pengawasan Imam Eli. 

Sayangnya, keluarga Imam Eli dan keluarganya tidak menjadi berkat bagi bangsa Israel. Kelakuan jahat anak-anak Imam Eli terkenal di antara bangsa Israel. Dan bukan tidak mungkin ibu Hana tidak tahu atau tidak pernah mendengar berita buruk itu. Tapi ibu Hana tetap berani menyerahkan Samuel untuk tinggal di Silo, bersama keluarga Imam Eli. 

1 Samuel 2:26
Tetapi Samuel yang muda itu, semakin besar dan semakin disukai, baik di hadapan TUHAN maupun di hadapan manusia.

Bagaimana bisa seorang bocah kecil seperti Samuel, tumbuh besar di lingkungan yang rusak tapi menjadi berkat, menyenangkan hati Tuhan dan sesama? Bukankah lingkungan sangat besar pengaruhnya bagi anak-anak? Banyak lho anak-anak yang suka meniru kelakuan orang-orang di sekitarnya. 

A. Samuel memiliki ibu yang beriman dan berserah kuat kepada Tuhan. 
1 Samuel 1:27,28
Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN.

Ibu Hana menyerahkan Samuel dengan resiko besar kelak anaknya terpengaruh dengan kelakuan buruk keluarga Imam Eli, tapi Ibu Hana tahu kepada siapa sebenarnya dia menyerahkan anaknya, yaitu kepada Tuhan. Dengan tenang ia jalani nazarnya, tanpa takut, karena apapun yang terjadi pada Samuel kelak; terserah Tuhan. 

B. Ibu Hana terus-menerus mengingatkan "status Samuel". 
1 Samuel 2:18,19
Adapun Samuel menjadi pelayan di hadapan TUHAN; ia masih anak-anak, yang tubuhnya berlilitkan baju efod dari kain lenan.
Setiap tahun ibunya membuatkan dia jubah kecil dan membawa jubah itu kepadanya, apabila ia bersama-sama suaminya pergi mempersembahkan korban sembelihan tahunan.

Dengan membuatkan baju efod dan memakaikannya kepada Samuel, dalam pertemuan mereka yang hanya setahun sekali, ibu Hana mengingatkan Samuel tentang statusnya sebagai anak nazar, sebagai hamba Tuhan. 
Ketika ibunya pulang ke rumah yang jauh dari Silo, sebagai anak, tentu Samuel rindu ibunya. Tapi setiap ia ingat ibunya, ia lihat baju efodnya, ia ingat statusnya sebagai anak yang sudah diserahkan pada Tuhan, anak yang sudah menjadi milik Tuhan. 

Masih ingat Kain anak Adam yang pergi jauh dari hadapan Tuhan setelah membunuh Habel? 
Kain memiliki keturunan yang bernama Lamekh. Lamekh membunuh seorang laki-laki yang telah melukai matanya. Cerita tentang kepahitan hati kakek Kain turun temurun, sampai keturunannya pun mudah pahit hati hingga tega melakukan kejahatan yang lebih besar. 

Perhatikanlah cerita atau pesan-pesan yang kita sampaikan kepada keluarga kita. Apakah pesan-pesan itu memberkati atau justru menumbuhkan perasaan serta sifat yang jahat dimata Tuhan, yang kelak merugikan mereka bahkan bisa membunuh masa depan mereka. 

Setiap kalimat yang kita gaungkan di dalam rumah kita berdampak bagi seisi rumah, apakah memberkati atau justru sebaliknya. Hati-hati, itu bisa menjadi warisan abadi bagi orang-orang termasuk anak-anak di rumah kita. 

Warisan berupa harta bisa saja menjamin keberhasilan ekonomi dan karir anak-anak kita,  tapi tidak menjamin kebahagiaan mereka. Tapi warisan Firman Tuhan yang hidup, kenangan dan kesaksian bagaimana iman dan harap kita kepada Tuhan menolong kita menjalani kehidupan di bumi merupakan warisan yang tidak akan pernah hilang yang akan menyelamatkan mereka . Kiranya Tuhan menolong kita.

Tetap semangat. Jbu

Rabu, 05 Januari 2022

Jangan meminta persetujuan musuh untuk kemenangan kita

Jangan meminta persetujuan musuh untuk kemenangan kita

Matius 12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. 37 Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."

Mulutmu harimaumu adalah ungkapan yg mengingatkan kita bahwa kita perlu berhati-hati dengan perkataan yg kita acapkan supaya efek dari apa yang kita ucapkan tidak berbalik menerkam kita seperti seekor harimau menerkam mangsanya.

Daniel 10:12 Lalu katanya kepadaku: "Janganlah takut, Daniel, sebab telah didengarkan perkataanmu sejak hari pertama engkau berniat untuk mendapat pengertian dan untuk merendahkan dirimu di hadapan Allahmu, dan aku datang oleh karena perkataanmu itu. 

Doa Daniel terjawab karena Tuhan mendengar perkataan Daniel sejak hari pertama, pertolongan datang karena perkataan Daniel.

Bagaimana dengan perkataan-perkataan kita? Pastikan perkataan kita mempermuliakan Tuhan sehingga saatnya Tuhan menjawab permohonan kita, tidak ada alasan lain untuk menggagalkan berkat kita.

Kisah Para Rasul 16:25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.

Percaya atau tidak faktanya Paulus dan silas memperkatakan puji-pujian walaupun mereka sedang dikondisikan dengan penderitaan.

Kisah Para Rasul 16:26 Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.

Perkataan yang mempermuliakan Tuhan menghadirkan mujizat dan mujizat datang tanpa meminta persetujuan musuh.

Apapun persoalan kita mantapkanlah hati untuk terus mempermuliakan Tuhan  karna mempermuliakan Tuhan identik dengan meminta persetujuan Tuhan untuk kemuliaanNya dinyatakan.

Selamat hari minggu, selamat mempermuliakan Tuhan.
Tetap semangat. Jbu

dilempar dengan batu, membalasnya dengan buah

dilempar dengan batu, membalasnya dengan buah

1 Petrus 3:9 dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat.

Saat kita menanam padi, rumputpun ikut tumbuh, tapi saat kita menanam rumput, tidak pernah padi ikut tumbuh, dalam kita melakukan kebaikan kadang kadang hal yang buruk turut menyertai, namun saat melakukan keburukan tidak ada kebaikan bersamanya, jangan bosan berbuat baik, walaupun perbuatan kita tidak sempurna.

1 Petrus 3:10 siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan ucapan yang menipu.

Selalu ada hukum tabur tuai yang akan dialami, jika kita menabur yang buruk pasti akan menuai yang buruk, tapi jika kita menabur yang baik maka yang baik pula yang akan kita tuai.

1 Petrus 3:11 Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus  mencari pendamaian dan berusaha mendapatkannya.

Pada akhirnya tidak ada kemenangan bagi si jahat, tidak ada kedamaian bagi orang yang jahat, karena pada akhirnya semua orang yang melakukan kejahatan pasti akan menerima hukuman.

1 Petrus 3:12 Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang orang benar, dan telinga Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang orang yang berbuat jahat.

Ingatlah baik baik, masih ada Tuhan yang akan mengadili segala perbuatan kita, itu sebabnya takutlah akan Tuhan karena Dialah yang memiliki hidup kita.

Roma 12:17 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, lakukanlah apa yang baik bagi semua orang.

Jika Tuhan sudah berkata jangan , ya sebaiknya jangan coba melakukannya, sebab jika sampai murka Tuhan turun tidak akan ada lagi pengampunan yang dapat diterima.

1 Tesalonika 5:15 Perhatikan, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing masing dan terhadap semua orang.

Perhatikan hidup kita saat ini, turuti saja apa kata firman, maka kita pasti selamat dibumi maupun disorga. 

menggali mutiara di tengga tantangan

Menggali mutiara ditengah tantangan"

Masalah itu baik. Karena dengan masalah kita, kita bukan siapa2, dengan masalah kita melihat ada mujizat, pertolongan Tuhan dan Yesus tidak berubah dari sekarang dan selamanya.
Mazmur 30:11-13
Dari ayat 11 Kira2 pemazmur sedang dalam masalah.Tapi lihat ayat 12, Allah kita ahli dalam melakukan hal yang tidak masuk akal, Dia mengubah setiap keadaan kita (meratap diubah menjadi orang yang menari-nari)
Ada 3 model orang dalam menghadapi tantangan:
1. Orang bodoh : yang melihat tantangan hidup, menangis, kecewa, menyalahkan orang dan putus asa.
2. Orang biasa : yang hanya pasrah ditengah masalah.
3. Orang berhikmat dan berkemenangan : yang melihat tantangan sebagai peluang untuk menemukan mutiara-mutiara sorgawi. Contoh: Yusuf, Daud.

Tidak pernah orang benar-benar diangkat tanpa tantangan. Jika kita menghadapi tantangan berati kita sedang diangkat oleh Tuhan.

Mutiara yang dapat kita gali ditengah tantangan:
1. Perjumpaan dengan Tuhan.
2. Perubahan hidup.
3. Pengalaman-pengalaman mujizat. Masalah adalah intro dari lagu yang bernama Kemenangan. Mujizat itu pasti. Imani dan bilang saya menerimanya.
4. Kekuatan Iman.
5. Kerendahan hati. Tuhan orang sombong, orang yang meninggikan diri, direndahkan Tuhan.
6. Kemampuan untuk hidup dalam kasih. Contoh: Daud tidak membalas saul.

Masalah menakjubkan, tetapi guru yang terbaik untuk mengalami Tuhan.

orang kecil dijadikan besar

ORANG KECIL, DI JADIKAN BESAR DLM PELAYANAN

Paulus seorg rasul yg luar biasa, menulis sekitar 14 kitab, tokoh yg dpt dijadikan teladan, dipakai Tuhan luar biasa, dihormati banyak org, pelayanannya sangat jadi berkat bagi banyak org dan dapat mengakhiri dg sukses (2 Tim 4:7).
Sesuai arti namanya:”Paulus” =kecil; Org kecil yg dijadikan besar dlm pelayanan. 1 Kor 1:27-29 yg bodoh, yg lemah, yg tak berarti dipilih Allah, untuk mengalahkan yg hebat bagi dunia.

YG DILAKUKAN PAULUS 
1. Fil 3:12” …aku belum memperolehnya, belum sempurna…” artinya: Punya roh yg mau diajar/ ditegur; Bersedia menyatakan kegagalan/ kekurangan diri sendiri.

2. Fil 3:13 “…Aku melupakan apa yg telah dibelakangku…”  =Sikap rendah hati. 

3. Fil 3:13 “mengarahkan diri kepada apa yg dihadapanku “ (sasaran) =Selalu mau sibuk menyelesaikan pekerjaan-2 besar. Tdk memalingkan perhatian pada hal2 kecil=tidak mudah tersinggung, marah, kecewa.

4. Fil 3:14 “..dan berlari-lari kepada tujuan…” =Punya target jelas, hrs dpt hadiah, yaitu yg bersifat rohani (panggilan Sorgawi)1 Kor 9:25-27=ada persiapan, perencanaan, latihan. (ber-lari2= tdk santai=serius)

5. Pantang menyerah, semangat  Roma 12:11. punya roh yg me-nyala2.
#METTAHUNBARU2020
Semangat penuh pengharapan🔥

Senin, 03 Januari 2022

Yesus Allah el shadday

YESUS ALLAH EL SHADDAY BAGI KITA

(Kejadian 17:1) “Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela.” 

PENDAHULUAN
Kita tidak dapat mengenal Tuhan kalau Tuhan tidak memperkenalkan diriNya kepada kita dan kalau Tuhan tidak membuka rahasiaNya kepada kita, kita tidak bisa mengenalNya, dan di pasal 17 ini Tuhan memperkenalkan diri dan berkata:”Akulah Allah yang Mahakuasa_ (El Shadday). Dan dengan ke-Mahakuasa-an Allah Abraham dan Sarah di usia tuanya dikaruniakan anak Ishak. (Ibr 13:8) Dan ke-MahakuasaanNya itu tidak pernah berubah sampai selama-lamanya. Apakah sdr. Ingin alami sekarang ?

ALLAH MAHA KUASA
Bhs Ibrani: ”El Shadday”, “Shad”=payudara seorang ibu yg menyusui anak. El Shadday= seorang ibu yang mempunyai persiapan susu sangat banyak. Jadi Allah memperkenalkan diriNya sebagai Allah yg mempunyai persediaan yg cukup. (Fil 4:19).

(Yoh 1:1-3, 14) Yesus adalah Allah El Shadday bagi kita di tahun yang baru ini:
1. (Yoh 2:1-11) Mujizat air berubah jadi anggur di Kana, Yesus adalah Tuhan atas segala ketidak mungkinan.
2. (Yoh 4:46-54) Mujizat anak pegawai istana yang disembuhkan dari jarak jauh, Yesus Tuhan yang mengatasi ruang/ jarak. 
3. (Yoh 5:1-18) Mujizat orang 38Th lumpuh berjalan, Yesus Tuhan yang mengatasi waktu, tidak dapat dibatasi waktu.  
4. (Yoh 6:1-15) Mujizat lebih dari 5000 orang dapat makan bahkan masih sisa, Yesus Tuhan atas segala kelimpahan. 
5. (Yoh 6:16-20) Mujizat Yesus berjalan di atas air, Yesus Tuhan yang mengatasi alam semesta. 
6. (Yoh 9:1-41) Mujizat orang buta dari lahir dapat melihat, Yesus Tuhan atas umur, zaman.  
7. (Yoh 11:11-44) Mujizat Lazarus yang sudah dikubur 4 hari bangkit, Yesus Tuhan atas kehidupan dan kematian.

AGAR MENGALAMI KE-EL SHADDAY-AN YESUS
1. (Kej 17:1) Hidup dengan tidak bercela, artinya:
a. (Ul 18:9-14) tidak berhubungan dg dukun2 (occultisme=  ilmu setan).
b. (1 Pet 1:16) Hidup kudus seperti Tuhan
c.  (Ayub 1:1) Hidup saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan (jaga hati).

2. (Kej 17:3) “Lalu sujudlah Abram…” berdoa dengan kerendahan hati. Penyembahan.

3. (Kej 17:5)”…namamu bukan lagi Abram tetapi diubah jadi Abraham= ada perubahan hidup; ada pembaharuan= pertobatan. 
Sarai namanya juga diubah menjadi Sarah. Di tahun yang baru ini kita harus mau berubah dan mau diubah. Ingat….Yakub diubah, Petrus diubah, bagaimana dengan anda ?
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapan🔥

Sabtu, 01 Januari 2022

Pencapaian tertunda bukan karena kapasitas

Pencapaian tertunda bukan karena kapasitas

Kolose 1:23 
Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.

❇️ Siapapun kita pasti pernah digoda untuk mengalami pencapaian melalui jalur-jalur yang gampang. Dunia menawarkan kemudahan-kemudahan itu, namun sebagai orang percaya kita harus bertekun dalam iman kepada Yesus.

Yakobus 5:11
Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.

❇️ Pada akhirnya tersedia kebahagiaan bagi kita yang hidup dalam ketekunan, karena itu jangan pernah menyerah untuk hidup dalam ketekunan.

❇️ AYUB adalah orang yang kaya raya di negeri Timur, Tuhan ijinkan Ayub menjadi orang yang paling miskin sehingga Ayub tidur beralaskan debu. Jadi secara jasmani Ayubpun mengalami ujian dari sisi jasmani.

❇️ Ayub mendapat tujuh anak laki-laki, tiga anak perempuan, direnggut kematian sekaligus  dalam suatu bencana. Tiga sahabat Ayub datang bukan menghibur dan menguatkan Ayub tapi menuduh Ayub berdosa. Ayub mendapat ujian secara jiwani.

❇️ Isteri yang Allah tempatkan di sisi Ayub untuk menjadi penolong, dipakai iblis untuk menggoncang Ayub, untuk merobohkan iman, kesetiaan dan ketekunan Ayub kepada Tuhan. Secara rohanipun Ayub diuji.

❇️ Walaupun Ayub mendapat ujian secara sempurna tetapi Ayub tetap konsisten untuk bertekun pada Allah yang ia layani, tidak heran tepat pada waktunya Ayub memperoleh kebahagiaan sejati.

Ayub 42:5 
“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang  mataku sendiri memandang Engkau.”

👉 Biarlah setiap proses yang kita alami bukan melemahkan kita melainkan membawa kita kepada anak tangga berikutnya sehingga kita mencapai apa yang Tuhan rindukan yaitu menjadi pengikut Tuhan Yesus yang sejati.

Tetap semangat. JBU

Kemana Ku Cari Pertolongan?

Kemana Ku Cari Pertolongan? Ibrani 11:1   Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak ...