Pencapaian tertunda bukan karena kapasitas
Kolose 1:23
Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.
❇️ Siapapun kita pasti pernah digoda untuk mengalami pencapaian melalui jalur-jalur yang gampang. Dunia menawarkan kemudahan-kemudahan itu, namun sebagai orang percaya kita harus bertekun dalam iman kepada Yesus.
Yakobus 5:11
Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.
❇️ Pada akhirnya tersedia kebahagiaan bagi kita yang hidup dalam ketekunan, karena itu jangan pernah menyerah untuk hidup dalam ketekunan.
❇️ AYUB adalah orang yang kaya raya di negeri Timur, Tuhan ijinkan Ayub menjadi orang yang paling miskin sehingga Ayub tidur beralaskan debu. Jadi secara jasmani Ayubpun mengalami ujian dari sisi jasmani.
❇️ Ayub mendapat tujuh anak laki-laki, tiga anak perempuan, direnggut kematian sekaligus dalam suatu bencana. Tiga sahabat Ayub datang bukan menghibur dan menguatkan Ayub tapi menuduh Ayub berdosa. Ayub mendapat ujian secara jiwani.
❇️ Isteri yang Allah tempatkan di sisi Ayub untuk menjadi penolong, dipakai iblis untuk menggoncang Ayub, untuk merobohkan iman, kesetiaan dan ketekunan Ayub kepada Tuhan. Secara rohanipun Ayub diuji.
❇️ Walaupun Ayub mendapat ujian secara sempurna tetapi Ayub tetap konsisten untuk bertekun pada Allah yang ia layani, tidak heran tepat pada waktunya Ayub memperoleh kebahagiaan sejati.
Ayub 42:5
“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”
👉 Biarlah setiap proses yang kita alami bukan melemahkan kita melainkan membawa kita kepada anak tangga berikutnya sehingga kita mencapai apa yang Tuhan rindukan yaitu menjadi pengikut Tuhan Yesus yang sejati.
Tetap semangat. JBU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar