PULIHKAN KAMI SEPERTI ENGKAU PULIHKAN AYUB
(Ayub 42:10) “Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu”
PENDAHULUAN
(Ayub 1:13-22) Seluruh harta dan anak-anak Ayub habis dalam sekejab.
(Ayub 2:7-13) Sekujur tubuhnya sakit, isterinya jadi jahat dan meninggalkannya dan Ayub mengalami penderitaan yg sangat berat.
(Ayub 42:10-17) Ayub mengalami pemulihan :
1. (Ay 10)= Hartanya kembali 2X Lipat,
2. (Ay 12) = Diberkati lebih daripada hidupnya yang sebelumnya.
3. (Ay 14-15) = Memiliki 10 anak lagi lebih cakep daripada yg sebelumnya
4. (Ay 16)= Bonus umur panjang 140 Tahun.
A. ARTI PEMULIHAN
Pemulihan adalah pengembalian keposisi semula dengan memperbaharui atau mengembalikan sesuatu yang sudah diambil hilang hilang. Pemulihan juga berarti pembentukan Kembali.
Jika Tuhan memulihkan seseorang, dipulihkan menjadi dua kali lipat seperti Ayub.
B. YANG HARUS DILAKUKAN AGAR ALAMI PEMULIHAN
1. ( Ayub 42:2) "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal” Menempatkan posisi Allah pada posisi yg benar, absolut dan percaya dengan sungguh2, bahwa Ia :
a. Layak dipuji/ disembah/ disanjung tinggi.
b. Berkuasa mutlak dan sempurna/ tidak ada yg gagal.
2. (Ayub 42:2) ”…tidak ada rencanaMu yang gagal.” Punya harapan akan masa depan, bahwa yang selanjutnya jadi lebih baik.
3. (Ayub 42:3-4) “Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui. Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku”
Percaya dan taat akan Firman Allah, menyadari bahwa dulu kurang perhatian. Ingat, Firman Tuhan ya dan amin.
4. (Ayub 42:5) “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau”
Punya pengalaman secara pribadi dengan Tuhan. Alami kesendirian bersama Tuhan, dalam pengalaman hidup selalu ada hikmahnya. Dalam setiaap krisis ambil hikmahnya.
5. (Ayub 42:6) “Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu”.
Mau menyesal dan bertobat, mau mengakui akan keterbatasan dan ke tidak berdayaan dirinya (Kis 3:19-21).
#KomitmenSDM
Semangat penuh harapanš„
Tidak ada komentar:
Posting Komentar