PEMIMPIN GEREJA ( GEMBALA ) HARUS JUJUR
“Jujur adalah satu kata yang membawa pada sejuta kebaikan, sebaliknya kebohongan membawa pada sejuta kerusakan”
Pemimpin yang jujur tidak hanya membawa dirinya sendiri kepada kebaikan, tetapi juga membawa yang dipimpinnya pada kebaikan juga.
Tidak hanya itu, selama memimpin nanti ia akan dihormati oleh yang dipimpin, Hal itu terjadi karena yang dipimpin percaya kepadanya sebagai pemimpin yang jujur.
Sebaliknya, jika pemimpin tidak jujur, rakyat tidak akan mempercayainya, dan Tuhan pun mencatatnya sebagai orang yang tidak jujur.�
Gereja perlu pemimpin jujur yang menepati janji dan teguh memegang amanat. Karena pemimpin yang jujur akan membawa kebaikan bukan kerusakan. Kita tidak ingin memiliki pemimpin yang memiliki ciri-ciri orang munafik yaitu:
jika ia berbicara berdusta,
jika ia berjanji mengingkari dan
jika ia diberi amanat ia berkhianat.
Kiranya Tuhan menolong GPdI Jatim, ini doaku.
Ukuran kejujuran menurut Alkitab adalah masalah keuangan (Lukas 16:11) “Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?”
“Menjadi jujur mungkin tidak membuat Anda memiliki banyak teman, tetapi itu akan selalu membuat Anda menjadi teman yang tepat."
#KomitmenSDM
Semangat penuh harapanš„
Tidak ada komentar:
Posting Komentar