pertanyaannya apa yang kita buat dengan umur yang banyak itu?
Manusia memiliki kebutuhan yang sangat beragam dan kompleks baik secara eksternal atau internal, material atau non-material, jasmani maupun rohani. Seorang dikatakan bahagia apabila kebutuhan-kebutuhan tersebut terpenuhi tergantung pribadi masing-masing orang. Salah satu yang dibutuhkan oleh manusia pada hakekatnya adalah pasangan, sesuai Firman Allah bahwa tidak baik manusia itu seorang diri saja (Kejadian 2:18).
Pasangan adalah pribadi yang melengkapi hidup jasmani manusia dalam mewujudkan hidup bahagia dan sempurna walaupun sebagian orang memilih untuk tidak memiliki pasangan (tidak menikah) karena berbagai alasan. Memiliki pasangan (pacar) menjadi suatu impian seorang yang sudah dewasa dengan kriteria yang beragam, setelah itu berjuang keras mempertahankan hubungannya, mengumpulkan banyak uang supaya ia dapat bersatu dengan pasangannya (menikahinya) meskipun sebagian besar anak muda berpasang-pasangan dengan tujuan yang tidak jelas.
Dalam membangun sebuah pernikahan yang baik haruslah diletakkan pada dasar yang benar pula sehingga rumah tangga diberkati Tuhan, sejahtera, dan bahagia. Secara tidak langsung (Tersirat) Allah memberikan sebuah teladan bagi umat manusia melalui karya penciptaan-Nya untuk dijadikan tolok ukur atau hal mendasar (fundamental) sebelum manusia itu dipersatukan (Adam dan Hawa).
Sebab itu, penulis mencoba membagikan kepada kita beberapa hal yang telah ditemukan dalam Alkitab Perjanjian Lama sebelum Allah mempersatukan manusia itu dan implikasinya bagi kehidupan saat ini.
Demikianlah artikel singkat ini semoga menjadi berkat bagi kita semua, kiranya Kasih Karunia, Damai Sejahtera dan Sukacita dari Tuhan menyertai kita.
Tuhan Yesus Memberkati…
Kemana Ku Cari Pertolongan? Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak ...