#SIKAP_HARUS_DIPERBAHARUI
(Roma 12:2)”Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna”.
PENDAHULUAN
Munculnya pertanyaan:”Mengapa ada orang kristen lain yang lebih berhasil dibandingkan saya ?”; “Mengapa mereka lebih berkharisma, sehingga kesaksiannya lebih mudah menarik orang datang kepada Yesus ?” Mengapa pelayanannya lebih jadi berkat dibandingkan dengan saya ?” Jawabnya, semua itu ditentukan oleh “sikap” kita.
1. APAKAH SIKAP ITU ?
a. Kamus bhs Ind:”Perbuatan yg berdasarkan pendirian/ keyakinan” atau prilaku.
b. Sikap adalah perasaan bathiniah yang dilakukan dalam kelakuan. Orang dalam kita sendiri. Manusia bathiniah dari diri kita sendiri.
c. Perasaan kita terhadap diri sendiri, orang lain dan Allah. Juru bicara dari hidup kita sekarang ini.
d. Sahabat terbaik atau musuh yang terjahat.
e. Sikap terbentuk dari hal-hal yg lampau tetapi motif terbentuk dari ha-hal yg akan datang.
2. MENGAPA SIKAP HARUS DIPERBAHARUI ?
Sikap sangat mempengaruhi keberhasilan kita di dalam mengerjakan apa saja. (Ams 23:7a) Kita tidak akan lebih dari apa yang kita pikirkan di dalam bathin kita sendiri.
( 2 Kor 7:1) Ada pencemaran (dosa) yg bersifat rohani, yaitu “sikap yg salah” contoh: Anak bungsu dan yg sulung; Yang bungsu terlibat dalam dosa luar tetapi yg sulung dosa bersifat rohani/ di dalam.
3. FUNGSI SIKAP
a. Sikap menentukan pendekatan kita terhadap kehidupan; Hidup adalah perjuangan. Tidak dapat membuat semua keadaan cocok dg kita, tapi yg harus kita kuasai adalah sikap kita. (Fil 4:4,11-12) Paulus sudah belajar mendidik sikapnya yang di dalam. Peperangan di dalam hidup kita ini lebih penting daripada peperangan yang diluar.
b. Menentukan hubungan kita dengan orang lain. (Mat 7:12).
c. Sikap kita pada awalnya akan sama dengan pada akhirnya. Perbedaan halangan dan kesempatan adalah sikap kita. Kesempatan punya kesulitan dan kesulitan juga punya kesempatan.
Sikap kita adalah perbedaan satu-satunya antara sukses dan kegagalan; Yang kita perlukan bukan keadaan di sekeliling kita, tetapi apa yang ada di dalam kita.
d. Sikap memberikan prospektif yang positif dan luar biasa; Contoh: (1 Sam 17:45-47) Sikap Daud yang benar ketika menghadapi Goliat. (Ef 3:20; Roma 8:31).
4. TUJUH DOSA YANG MEMATIKAN
Sombong; Tamak/ loba; Hawa nafsu; Iri hati; Kemarahan; Rakus akan makanan; Kemalasan.
Semuanya adalah dosa-dosa yang berhubungan dengan sikap.
PENUTUP
(Fil 2:1-11) Agar kita memiliki sikap yang benar dan positif, harus belajar kepada Yesus, yaitu memiliki sikap :
a. Tidak mencari kepentingan diri sendiri (ay 3)
b. Merendahkan diriNya ( ay 8 )
c. Mau taat sampai mati ( ay 8 ).
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapanš„
Tidak ada komentar:
Posting Komentar