MENCAPAI TUJUAN KEKAL
(FILIPI 3:12-14)
PENDAHULUAN
Berangkat dari pengalaman pribadinya, Paulus mengatakan kepada kita bagaimana mencapai kehidupan yg dewasa di dalam Kristus. Ia mengakui bahwa ia tidak mencapainya. Ia juga tidak mengaku bahwa ia telah sempurna.
Arti : "TUJUAN"= Hasil yang ingin dicapai dalam jangka waktu yang lama. hasil akhir yg ingin dicapai.
SASARAN ( target 😞 Tindakan, kegiatan yang terlibat dalam mencapai tujuan untuk waktu dekat.
Ada 4 point yang Paulus anjurkan sebagai garis pedoman yang bermanfaat.
1. MEMENUHI TUJUAN HIDUP
(Filipi 3:12) Paulus melihat pengalaman masa lalu ketika ditangkap Yesus, ia mengingat bagaimana ia ditangkap untuk suatu tujuan, secara tak langsung ia mengatakan bahwa tujuan itu adalah “menjadi serupa dg Kristus” (Roma 8:28-29). Semua pengajaran kekristenan harus bertujuan menjadi “serupa dengan Yesus Kristus”. (Efesus 4:11-15).
Tujuan hidup kekal harus jauh lebih besar/ penting daripada karier, ambisi kita. Untuk mencapai tujuan hidup akan menjadi sia-sia, kalau kita mulai dari titik awal yg salah, yaitu “diri kita sendiri” Kita harus mengawalinya dg Allah, sebab Dia-lah pencipta segala sesuatu (Kolose 1:16); Kita ada hanya karena Allah menghendakinya. Kalau kita mulai dg Allah, maka kita akan menemukan “tujuan hidup yg bersifat ilahi” bagi hidup kita ini.
2. MENINGGALKAN KEASYIKAN HIDUP
(Filipi 3:13) Hanya satu hal yang penting yaitu “berlari ke depan untuk menang”, kalau mau menang/ mencapainya syaratnya adalah “melupakan/ meninggalkan apa yg di belakang”, yaitu semua yg menghalangi/ menghambat dalam perlombaan hidup ini. (Ibr 12:1-2). Ada 2 hal yang harus dilupakan: kegagalan dan keberhasilan masa lalu.
Contoh: Simson (Hakim2 16:20)” Lalu berserulah perempuan itu: "Orang Filistin menyergap engkau, Simson!" Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: "Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas." Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.”
3. MEMIMPIKAN KEMAJUAN HIDUP
(Filipi 3:13c-14) Apa kemajuan terbesar dlm hidup yang dapat di impikan oleh orang percaya selain “diberi mahkota” Inilah ambisi Paulus. (2 Tim 4:7,8).
4. FOKUS KEPADA YESUS
(Filipi 3:13-15) “...berpikir demikian...” Fokus artinya pusat perhatian, kegiatan. Fokus harus dimulai dari pikiran. (Kolose 3:1), pandang kepada Yesus saja.
Sama seperti orang yang sakit tiga puluh delapan tahun itu, sesungguhnya anugerah terbesar yang dia terima bukanlan sembuh dari sakit tetapi dapat bertemu dengan Tuhan Yesus Kristus.
Saat kita fokus kepada TUHAN, persoalan kita menjadi kelihatan 'kecil' (Mzm 12:1-2)”Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.”
Petrus saat fokus kepada Yesus, bisa berjalan di atas air; namun begitu fokus kepada badai, mulai tenggelam.
Paulus memperoleh kekuatannya sekalipun menderita, karena fokusnya kepada Kristus (“...bagiku hidup adalah Kristus, mati adalah keuntungan...”)
PENUTUP
“Tujuan” bhs Yunani kata= down from,(turun dari) through out (keluar) Kalau kita mau berlari-lari kepada tujuan jalannya adalah turun (kerendahan hati) dan harus keluar dari semua bentuk dosa.
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapan🔥
Tidak ada komentar:
Posting Komentar