#PERGILAH_KE_TEMPAT_YANG_DALAM_LEMPARKAN_JALAMU
(Lukas 5:4)” Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
PENDAHULUAN
“Pergilah ke tempat yg dalam” kalimatnya bersifat “Perintah” berarti ada “sesuatu” di tempat yg “dalam” Yang pasti ada ikan yang besar dan banyak, artinya:
a. berkat-berkat jasmani
b. Jiwa-jiwa (rohani)
Ini perintah sekaligus ada janji Tuhan.
1. SASARAN PERINTAH
(Ayat 2)= nelayan sudah turun= orang yang mau menyerah kalah kepada nasib
(Ayat 5) =orang yang baru saja mengalami/ merasa gagal, sebab tidak menangkap apa-apa.
2. MENGAPA HARUS KE TEMPAT YANG DALAM ?
Gelombang selalu bergerak dari tempat yang dalam ke tempat yang rendah.
Tempat yang dalam memang penuh resiko, tetapi kita dapat meminimalisir resiko jika selalu bersama Yesus, dengan Allah kita lakukan perkara yang besar.
Ke tempat yang dalam bagaikan sesuatu misteri, jauh ke depan, berarti kita dituntut punya visi jauh ke depan, apalagi Yesus kita adalah Tuhan yang menguasai hari esok ( Ibr 13:8 ).
Menatap masa depan bisa menjadi penuntun ketika kamu tersesat atau terjebak pada masa lalu. Perlu diingat, terjebak pada masa lalu hanya akan membawa penyesalan.
Masa depan merupakan sesuatu yang akan terjadi di waktu setelah saat ini. Lantaran tak bisa dipastikan dan hanya sebatas bisa diprediksi, kamu perlu mempersiapkan diri, mulai perencanaan, belajar, dan mengerjakan.
Bersama Yesus yang tidak dapat diprediksi Alan membuat kita mampu memastikannya.
3. YANG HARUS DIKERJAKAN DI TEMPAT YANG DALAM AGAR MENDAPAT IKAN BANYAK
a. Ketaatan/ penurutan
(ayat 5-6) Meskipun dengan pengalamannya Petrus sadar bahwa Dia sudah gagal, tetapi mau taat.
“Ketaatan adalah kunci yg dengannya kita dapat membuka semua pintu yg tertutup”
b. Mau bekerjasama
(ayat 7-9) sebab jala koyak, mereka panggil teman dan bersama-sama mengisi kedua perahu itu.
Ada kerjasama di Keluarga, di tempat pekerjaan, Pelayanan.
”Kita tidak dapat melakukan semua pekerjaan yang besar tanpa Tuhan dan orang lain”
c. Pengenalan diri= tahu diri
(ayat 5) ada pengakuan bahwa diri kita sangat terbatas= kerendahan hati.
“Selamanya air selalu mengalir ketempat yang rendah”
d. Adalah suatu pelayanan
(ayat 10) akan menjadi penjala orang= mau berkorban
“mau menanggalkan harga diri sendiri demi pelayanan pekerjaan Tuhan”
#KomitmenSDM
Semangat penuh harapanš„
Tidak ada komentar:
Posting Komentar