#MENAKLUKKAN_DIRI_SENDIRI.
“Orang bodoh selalu ingin menaklukkan dunia. Orang bijak selalu ingin menaklukkan diri sendiri.”
PENDAHULUAN
Jika kita jujur dengan diri kita sendiri, kita akan mengakui bahwa orang yang paling sulit untuk dipimpin, diri kita sendiri. Apa penyebabnya ?
Kita terbiasa tidak melihat diri kita sendiri seperti kita melihat orang lain. Tidak melihat diri sendiri secara realistis.Jika kita tidak dapat melihat diri sendiri (cermin), kita tidak akan pernah mengerti di mana letak kesulitan pribadi kita, jika tidak mampu melihat diri sendiri, tak mungkin dapat memimpin diri sendiri. Kita lebih keras kepada orang lain ketimbang keras kepada diri sendiri. Menilai orang lain menurut perbuatan mereka, kalau mengukur diri sendiri menurut niat kita.
ARTI DAN FAEDAH MENAKLUKKAN DIRI
(Ams 16:32) sabar menanggung tekanan dan penderitaan.
(1 Pet 4:17) Dapat menguasai diri jadi tenang di dalam menghadapi segala sesuatu atau tahan nafsu.
Menaklukkan diri agar tetap fokus dengan tujuan. Menaklukkan diri ini memang sesuatu yang perlu diperjuangkan, karena sebagai kunci agar diri tetap menjaga komitmen serta konsisten dengan apa yang sedang diperjuangkan.
Menaklukkan diri menjadi sesuatu yang dibutuhkan dan diperjuangkan, karena untuk bisa mencapai keinginan, kita perlu untuk bisa menaklukkan diri sendiri. Banyak orang yang kalah dan akhirnya putar balik serta mundur akibat kalah dengan diri sendiri, dan proses untuk dapat menanjak lebih tinggi akhirnya gagal dan mundur. Akibatnya harus memulai lagi dari awal. Memang tidak salah jika musuh paling besar adalah diri sendiri.
KUNCI MENAKLUKKAN DIRI SENDIRI
1. Latih kesabaran> Hampir semua yang bernilai/ berharga/ kesuksesan tidak dapat dicapai dengan cara instan, semua harus lewati suatu proses. (Ams 16:32; 4:18)
2. Belajar hormati otoritas> Belajar tunduk kepada yang diatas kita. Belajar menjadi pengikut. Hormati orang tua, pemimpin, pemerintah.(Rom 13:1-4;Ef 6:1-3)
3. Belajar peka kepada suara hati nurani> (Roma 13:5) “Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.”
4. Kembangkan disiplin diri> Untuk membuat keputusan yang baik secara konsisten, untuk mengambil tindakan yang benar ketika diperlukan, dan untuk menahan diri dari perbuatan yang salah memerlukan karakter dan disiplin diri. Belajar melakukan apa yang haru kita lakukan, tidak peduli bagaimana perasaan kita tentangnya.
5. Belajar bertanggung jawab> Kesediaan untuk mencari dan menerima nasihat, bukti yang baik untuk tanggung jawab. Menaklukkan diri sendiri berarti bahwa anda menempatkan diri pada standard tanggung jawab yang lebih tinggi dibanding orang lain.
“Diri sendiri adalah sahabat seseorang yang menguasai dirinya melalui diri sendiri, namun bagi seseorang yang tidak dapat menguasai dirinya, diri sendiri adalah ibarat musuh dalam perang.”
#KomitmenSDM
Semangat penuh harapanš„
Tidak ada komentar:
Posting Komentar