DOA SIMSON SANGGUP ROBOHKAN TEMBOK
📖 Hakim-hakim 16:28-30
BERSERUlah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin."
Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah, penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya.
Berkatalah Simson: "Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini." Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada di dalamnya.
Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu LEBIH BANYAK dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya.
Doa dapat merobohkan tembok/ benteng pertahanan setan dan segala kekuatannya, seperti doa Simson, meskipun keadaan memang tidak memungkinkan untuk menang seperti apa yg sdg dialami Simson.
TANPA DISADARInya Allah telah #meninggalkan dia, karena karakter buruknya yang bersikap 'mbalelo' tidak taat kpd Tuhan karena mau lebih memuaskan hatinya mengikuti keinginannya sendiri (20), Simson juga telah dibuat buta, matanya dicungkil org Filistin dan di belenggu (21), sungguh dlm keadaan tidak berdaya.
Namun dalam kondisi demikian, Simson segera teringat kepada Allah, dan berseru, berdoa kepadaNya.
Hakim-hakim 16:28 : "BERSERUlah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan BUATlah aku KUAT, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin".
Arti kata 'berseru' di dlm kalimat ini, dalam bhs Ibrani 'qara’, ARTInya : memanggil dengan suara jelas, atau menangis, memanggil dengan cara yang benar dan menyebut nama yg benar.
Doa adalah suatu permohonan yang ditujukan kepada Allah yang di dalamnya ada pujian, penyembahan, harapan, dan permintaan, suatu relasi antara manusia dengan Allah yang di dalamnya roh manusia berkomunikasi, memohon, meminta, memuji, menyembah dan mengakui keberadaan Allah yang tak terbatas.
Doa mendatangkan kekuatan ajaib mengagumkan, yang menjadi sarana dan digunakan orang-orang yg dikenanNya memperoleh kekuatan, penghiburan, pertolongan dan juga untuk mencapai tujuan besar dalam meraih hasil-hasil yang tak biasa, menjadi tanganNya Tuhan mewujudkan keberhasilan yg dikehendakiNya (cth: Musa banyak bertanya dan terus dipimpin Tuhan berhadapan dgn Firaun yg alot, enggan merelakan bgs Israel pergi, dan doa Musa serta perbuatannya yg disertai dipimpin Allah menjadikan banyak mujizat, hingga bangsa itu dapat dilepaskan, dan terbebas berhasil keluar dari cengkeraman Mesir)
Doa menjangkau segalanya, menyentuh semua hal besar dan kecil yang Tuhan janjikan bagi anak manusia.
Doa saja yang dapat mengubah segala sesuatu, yang tak mungkin menjadi mungkin, yang berat jadi ringan, yang susah menjadi mudah,
yang sakit menjadi sembuh, yang jauh dapat menjadi dekat, dst.
Kembali kepada Simson, yang di akhir hidupnya berseru-berdoa memohon kekuatannya kembali dan berhasil MEROBOHKAN Tiang TEMBOK hingga hasilnya, lebih banyak musuh yang mati ketimbang saat
▪️Arti nama Simson adalah: ”sedang mendengar”.
Pendoa yg dapat merobohkan tembok adalah pendoa yg #suka_mendengar dan juga yang mau dengar-dengaran kepada Firman Allah (Matius 7:24)
▪️Pendoa harus mau hidupnya, dipimpin dan dikuasai oleh Roh Kudus (Hak 13:25;14:19; 15:14)
▪️Pendoa hidup dengan memegang janji-janji Firman Tuhan, percaya sepenuh dan hidup dengan iman bukan karena melihat.
Simson adalah anak “janji Allah” sebab sebenarnya isteri Manoah mandul (Hakim-hakim 13:1-5).
Pendoa sepatutnya belajar hidup dgn berpegang pada janji-janji Allah, mengimani Firman Allah.
Simson berdoa memohon utk dapat merobohkan tembok dan kemenangan terjadi (30), dan oleh kuasa doa yg mendatangkan kekuatan itulah Simson dapat merobohkan tiang tembok dan dicatat dlm Hak 16:30 pada waktu itu yg mati LEBIH BANYAK dari pada yg dibunuhnya semasa hidup Simson masih baik keadaannya.
Dengan doa-doa kita, robohkanlah tembok-tembok dlm hidupmu yang menjadi musuh dan penghalang untuk kita dapat maju meraih kemenangan.
Peperangan rohani telah berbuah kemenangan ketika berdoa, rasa tenang, sukacita dan damai sejahtera yg menguasai hati kita, segala kegelisahan takut, kuatir kecewa lenyap oleh percaya, iman bekerja di dlm hidup kita saat berdoa, meskipun kadang masalah itu sendiri belum selesai, harus terus menjaga konsistensi doa, tetap tekun melakukannya, setia dalam berdoa, tidak berhenti berdoa hingga meraih pertolongan sepenuhnya, keberhasilan dan kemenangan pasti tiba pada waktuNya yang TEPAT, sebab Allah menjawab doa dengan tidak terlalu cepat, namun juga tidak terlambat. Puji Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar