Minggu, 23 Januari 2022
92% orang gagal mewujudkan impiannya
Yehezkiel 19:5 Sesudah induk singa menyadari bahwa usahanya gagal dan pengharapannya hilang lenyap, ia mengambil anaknya yang lain dan membesarkannya menjadi singa muda.
Penyebab kegagalan terbesar adalah prokrastinasi atau sikap menunda nunda, salah satu faktor yang menjadi penyebab masalah ini adalah keraguan.
Yakobus 1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
Keraguan diri atau impostor syndrome merupakan penyebab utama yang mematikan potensi diri menjadi kehilangan daya yang mengunci motorik aktif yang menbuat kita menjadi pasif dan malas.
Yakobus 1:7-8 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan, sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.
Orang yang gagal cendrung daya khayalnya dan kemauannya meningkat, hati selalu galau, karena banyak maunya, itu sebabnya orang tipe ini jadi mudah stres dan ada juga yang menjadi gila.
2 Samuel 20:5 Lalu pergilah Amasa mengerahkan orang Yehuda, tetapi ia menunda-nunda tugas itu sampai melewati waktu yang ditetapkan raja baginya.
Ingatlah, kesempatan tidak pernah datang dua kali, jika waktunya lewat maka lewat juga kesempatannya, itu sebabnya jangan suka menunda nunda waktu, jika induk singa saja bersegera mendidik anaknya yang lain, apalagi kita sebagai makhluk ciptaan Allah yang sempurna.
Matius 25:15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
Selain tidak memanfaatkan waktu, orang gagal umumnya tidak fokus dalam meniti karier dibidangnya, memang kita sering mendengar nasihat bahwa kita harus banyak belajar dari orang sukses, namun jangan lupa belajar bukan berarti meniru, sebab kita masing masing diberikan talenta yang berbeda.
Lima, dua dan satu adalah ukuran perbedaan potensi dari Tuhan, jadi sadarilah bahwa masing masing kita memang berbeda, jika si anu berhasil dengan cara A, buat kita mungkin harus pakai cara B, demikian seterusnya!, jadi jangan pernah irihati dan marah melihat potensi dan kelebihan orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar