Senin, 17 Januari 2022

pernikahanpun tidak bisa menghindari seseorang dari kesepian

pernikahanpun tidak bisa menghindari seseorang dari kesepian

1 Raja-raja 19:4  Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: "Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku." 

Dalam pandangan karakteristik, Elia berarti seorang humanis sejati, seorang yang ahli berkomunikasi, seorang pemaaf dan bahagia, serta seorang pionir dan pengambil resiko, bagaimana mungkin seorang yang demikian bisa tertekan sedemikian rupa sampai ingin mati rasanya, jawabannya adalah karena kesepian, karena Elia menyingkir dan menghindar terlalu jauh dari manusia lainnya.

1 Raja-raja 18:22  Lalu Elia berkata kepada rakyat itu: "Hanya aku seorang diri yang tinggal sebagai nabi TUHAN, padahal nabi-nabi Baal itu ada empat ratus lima puluh orang banyaknya. 

Kadang kala dalam keberhasilan dan kesuksesan kita lupa bahwa selalu ada orang yang membantu kita untuk mencapainya, kita tidak mungkin bisa sendirian! mungkin saja bagian kita memang yang terbesar, namun selalu ada orang orang lain yang membantu dan mendukung kita dari belakang.

Dalam membangun mezbah pasti Elia tidak sendirian, ada yang membawa batu, ada yang membawa air, dan pasti adapula yang membawa yang lain lain, namun ketika Elia berdoa lalu 450 nabi baal itu terbunuh oleh api Tuhan, jelas sekali yang membunuh bukan Elia, tapi api Tuhan.

1 Raja-raja 19:9-10  Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" 
Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku."  

Orang yang merasa hidup sendirian cendrung kesepian, tidak ada teman sharing, semua keputusan harus diambil sendiri, lama kelamaan akan membuatnya semakin egois, mudah mengasihani diri sendiri, karena merasa tidak ada yang mendukung.

Roma 11:3-4  "Tuhan, nabi-nabi-Mu telah mereka bunuh, mezbah-mezbah-Mu telah mereka runtuhkan; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku, tetapi bagaimanakah firman Allah kepadanya? "Aku masih meninggalkan tujuh ribu orang bagi-Ku, yang tidak pernah sujud menyembah Baal." 

Elia merasa kuat dan berhasil sendirian, padahal kata Tuhan masih ada 7000 orang yang mungkin menopangnya dalam doa, tindakan dan perbuatan, yang membuat api itu turun.

Hargailah kontribusi orang yang ada disekitar kita, mungkin itu pasangan, orang tua, keluarga, sahabat, relasi atau orang orang yang ada disekitar kita yang tanpa sadar telah menopang dan mendukung kita untuk mencapai keberhasilan, bersyukur dan berterima kasihlah kepada Tuhan dan kepada mereka semua, niscaya cara yang benar dan sikap yang benar membuat kita tidak pernah kesepian karena mereka selalu ada dekat kita.

Markus 14:33-34  Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah."

Bila Tuhan Yesus saja tidak ingin sendirian, apalagi kita!, bangunlah jembatan hubungan sebaik baiknya, berempatilah terhadap kebutuhan orang lain, begitu banyak orang yang kesepian didunia saat ini, mintalah kepada Tuhan agar Dia membantu kita terhubung dengan orang lain. 

Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kemana Ku Cari Pertolongan?

Kemana Ku Cari Pertolongan? Ibrani 11:1   Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak ...