Minggu, 29 Agustus 2021

Syukurilah apa yang kita miliki

2 Yohanes 1:8-9  Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya, setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.

Bersyukurlah kita memiliki Allah, yang tiada henti hentinya memperingatkan agar kita tidak kehilangan keselamatan.

Markus 8:36-37 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya, karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Pepatah mengatakan "sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna", artinya setiap tindakan atau perbuatan itu hendaknya dipikirkan dahulu baik baik agar tidak timbul penyesalan dikemudian hari, memang penyesalan selalu datangnya belakangan, jika duluan itu namanya bukan penyesalan.

1 Timotius 6:10  Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Jangan keliru memilih prioritas, uang dan harta memang dibutuhkan, namun jangan serakah sehingga karena memburu uang kita mengorbarkan keselamatan.

Lukas 12:20-21 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Jadilah kaya dihadapan Allah, bukan kaya bagi dunia sebab dunia sedang menuju kepada kehancuran sedang kekekalan adanya di Sorga.

2 Yohanes 1:8-9 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya, setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.

Hidup memang pilihan, namun jangan sampai kehendak bebas yang Allah berikan pada kita malahan membuat kehilangan keselamatan, waspadalah jangan sampai kita keliru memilih.

2 Petrus 3:14  Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.

Bereskan hari ini juga segala sesuatu yang belum beres, hidup itu singkat mungkin tidak ada lagi kesempatan buat besok, itu sebabnya jangan pernah salah pilih. 

 

Senin, 23 Agustus 2021

Kebesaran diukur dari bagaimana dia berdiri tegap setiap kali terjatuh

Kebesaran diukur dari bagaimana dia berdiri tegap setiap kali terjatuh
Amsal 24:16 Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana. 

Kebenaran membesarkan jiwa seseorang untuk senantiasa percaya dan berharap kepada Tuhan, itu sebab setiap orang benar akan berdiri teguh dalam segala keadaan bahkan ditengah tengah kesukaran dan penderitaan mereka akan tetap kokoh untuk memelihara imannya kepada Tuhan.

1 Petrus 2:4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.

Manusia selalu menilai dari luar, ukuran yang dipakai adalah harta kekayaannya, namun bagi Allah setiap orang benar diterima dan berharga di hadapan Allah, apapun keadaannya saat ini.

1 Korintus 2:14 Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Apapun kondisi keadaan kita dihadapan manusia duniawi selalu salah dan jelek, waktu kita susah di omongin, waktu kita senang juga diomongin, pokoknya dimata manusia duniawi kita selalu berada diposisi yang salah.

1 Korintus 2:15-16 Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain.Sebab: "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?" Tetapi kami memiliki pikiran Kristus. 

Hidup kita tidak ditentukan oleh apa kata orang, tapi apa kata Tuhan, itu sebabnya jalani saja kehidupan ini dengan penuh suka cita dan ucapan syukur, nikmati setiap hembusan dan tarikan nafas kita dengan penuh kebahagiaan, sebab dari Tuhanlah hidup kita berasal.

Yesaya 58:8 Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu. 

Cuek saja dengan komentar orang lain, yakinlah bahwa terang Tuhan senantiasa menyertai kita didalam segala keadaan, orang benar tidak akan pernah takut pada hinaan dan celaan, sebab kemuliaan Tuhan senantiasa menyertai hidupnya.

Yesaya 62:2 Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri. 

Percayalah!, sampai pada saatnya kairos Tuhan dinyatakan, kita akan mencelikkan mata orang dunia, sehingga mereka akan mendapati kebenaran didalam Yesus Kristus tidak akan pernah bisa dikalahkan oleh kemuliaan dunia ini, sebab kemuliaan yang sejati hanya berasal dari Tuhan.

Berbahagialah manusia yang hidupnya berkenan kepadaNya. Amin. 

Minggu, 22 Agustus 2021

pasti ada titik akhir

Apapun masalahnya pasti ada titik akhirnya
1 Korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. 

Proses apapun yang Tuhan ijinkan terjadi dalam kehidupan ini, karena Dia tahu bahwa kita mampu untuk melewatinya.

Roma 5:3-4 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. 

Itu sebabnya tidak ada sedikitpun alasan buat kita untuk merasa kalah dan menderita atas kesengsaraan dan masalah yang sedang kita hadapi, hadapi saja dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan, niscaya cepat atau lambat semuanya pasti berlalu.

Roma 5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Jangan pernah berhenti berharap, sekalipun berada dalam penantian yang panjang, nikmati saja sambil mengucap syukur atas kebaikan Tuhan, niscaya semuanya akan diberikan kepada orang yang sungguh sungguh percaya, berserah dan berharap kepadaNya.

Kolose 4:2 Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur. 

Tidak ada alasan sedikitpun bagi kita untuk menjadi pecundang, jika kita bertekun dalam doa dan ucapan syukur, kita pasti sanggup bertahan dalam badai pencobaan yang seberat apapun.

Filipi 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.

Pastikan kita memiliki pikiran dan perasaan Kristus dalam hati, percayalah kita akan menerima kekuatan dan kemampuan dari Allah untuk melihat solusi atau jalan keluar atas segala masalah dan pergumulan yang dihadapi.

Filipi 4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. 

Minimal kita tetap sehat dan kuat dijauhi dari segala sakit penyakit akibat stres, sebab melalui damai sejahtera Allah hati kita tetap terpelihara penuh sehingga tetap bisa tidur nyenyak, karena sukacita Allah turun berlimpah limpah atas kita semua.

Filipi 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. 

Percayalah!, apa yang kita pikirkan pasti terjadi!, jadi pikirkanlah segala hal yang positif bukan yang negatif. Amin. 

Sabtu, 21 Agustus 2021

Terkadang harus siap terluka

Terkadang harus siap untuk terluka demi kehidupan yang berdaya guna
2 Korintus 7:10 Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.

Setiap orang pasti pernah terluka bahkan kadang tanpa sengaja dapat melukai, banyak orang yang tidak sadar akan fakta ini.

2 Samuel 2:18 Ketiga anak laki-laki Zeruya, yakni Yoab, Abisai dan Asael ada di sana; Asael cepat larinya seperti kijang di padang.

Kelebihan kita datangnya dari Tuhan karena itu pakailah dengan baik, perhatikan semua peringatan-peringatan agar kemenangan tetap berpihak pada kita.

2 Samuel 2:21 Kemudian berkatalah Abner kepadanya: "Menyimpanglah ke kiri atau ke kanan, tangkaplah salah seorang dari orang-orang muda itu dan ambillah senjatanya." Tetapi Asael tidak mau berhenti membuntuti Abner.

Kalau saja Asael memperhatikan peringatan Abner maka ia akan menikmati hal-hal indah didepan, sayangnya ia hanya berfokus pada perasaannya. 

Demikian dengan kita seringkali tertipu dengan perasaan sehingga mengabaikan pertimbangan yang lahir dari akal sehat.

Lukas 14:28 Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? 29. Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, 30. 
sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.
Yesus menasehati kita agar tidak kecewa dalam menjalani hidup ini, IA mau agar kita bisa menggunakan akal sehat kita sehingga dapat menjadi orang yang tidak mudah mempersalahkan pihak lain.

Kalaupun pada akhirnya harus terluka dengan banyak penyebabnya, minimal kita sudah menggunakan akal sehat untuk mempertimbangkan keputusan dan apa yang harus kita lakukan.

Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. 

Tetap jaga hati agar tidak mudah terluka dengan peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi. Tuhan Yesus memampukan kita sehingga luka seperti apapun yang sedang kita alami, disembuhkan olehNya.

Kamis, 19 Agustus 2021

karena kebahagiaan yang tak tertahankan

Mazmur 34:18  TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya. 

Kita semua pasti pernah mengalami patah hati, mungkin karena kekecewaan, ketakutan, rasa malu, penolakan atau ejekan, ketika kita mendengar hal hal yang buruk terjadi pada salah satu sahabat atau keluarga kita, maka sebagai wujud empati kita pasti turut bersedih, demikian pula Tuhan, pasti Dia juga merasakan hal yang sama.

Yohanes 11:34-36  "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!" Maka menangislah Yesus. Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!" 

Sewaktu Yesus datang kepada Maria dan Marta yang sedang sedih karena kematian Lazarus adiknya, maka Yesus ikut menangis sebagai wujud empati dan kasih sayangnya kepada keluarga ini.

1 Petrus 1:6  Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.

Untuk hati yang bersalah, Tuhan akan memberikan hati yang diampuni, untuk hati yang kesal Tuhan memberikan kedamaian, untuk hati yang risau, Tuhan akan memberi hati percaya diri, untuk hati yang kesepian, Tuhan akan memberi hati yang penuh cinta, untuk hati yang pahit dan marah, Tuhan akan memberikan hati yang memaafkan, penuh kasih dan kemurahan, jadi bergembiralah, sebab Tuhan itu baik.

1 Petrus 1:7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api, sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. 

Sekalipun hati hancur, tidak selamanya harus demikian karena jika kita tahan uji maka kita akan seperti emas murni yang mahal harganya.

1 Petrus 1:8  Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan.

Kapan kita paling dekat dengan Tuhan?, kapan kita merasakan hadirat Tuhan?, justeru saat hati kita hancur.

Mazmur 145:18-19 TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka. 

Ambil keputusan hari ini untuk tidak membatasi Tuhan, Dia ingin kita melakukan begitu banyak hal hal dalam hidup ini, stop membayangkan hal hal buruk yang kita alami, sebab Dia akan melakukan perkara perkara besar dan ajaib bagi kita.

Mazmur 145:20  TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya. 

Apapun yang terjadi Kasihilah Tuhan AllahMu dengan setia, maka Dia Allah yang benar akan melakukan segala hal yang benar dan tepat bagi kita. Amin. 


 

Rabu, 18 Agustus 2021

Dunia silakan main tombak, anak-anak Tuhan harus terus “main kecapi”

Amsal 14:12 Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut. 

Kadang kita berpikir jalan kita adalah jalan yang terbaik, kita menekuninya dan memang sepertinya ada hasil tapi ternyata jalan itu justru menghentar kepada kebinasaan.

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Jalan yang pasti, jalan yang tepat, jalan yang benar hanya ada didalam Yesus. Tetaplah berpegang padaNya niscaya ada sulusi yang tepat untuk masa kini dan masa yang akan datang.

Mazmur 18:31 Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya. 

Jalan Yesus itu sempurna entah mau dibandingkan dengan jalannya orang paling hebat, terkenal, presiden, bahkan raja-raja dunia yang tersohor sekalipun tetap jalan Yesus paling unggul.

1 Samuel 18:10 Keesokan harinya roh jahat yang dari pada Allah itu berkuasa atas Saul, sehingga ia kerasukan di tengah-tengah rumah, sedang Daud main kecapi seperti sehari-hari. Adapun Saul ada tombak di tangannya.

Mengikuti jalan Yesus bukanlah hal yang gampang, kita diajar untuk membangun hidup dengan mengedepanjan jalan Tuhan bukan mengikuti jalan duniawi.

Yohanes 18:10-11 Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus.11.Kata Yesus kepada Petrus: "Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?" 

Walau berat tetaplah menggunakan jalan Tuhan sebab telah terbukti jalan Tuhan adalah jalan yang terbaik, orang yang mengikutiNya pasti aman hidupnya.

Tetap semangat. Jbu

 

Selasa, 17 Agustus 2021

#BERDIRI_TEGUH_DI_TENGAH_KESULITAN 

(Yesaya 26:3) Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.
(Mazmur 112:7)” Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN”

PENDAHULUAN
Jadi Allah menjaga kita yang percaya kepadaNya dengan damaiNya, kita menjadi tidak takut meskipun harus banyak mendengar kabar celaka, kematian, sebab kedamaianNya adalah pertahanan bagi kita baik sebagai pertahanan di dalam kita dan juga pertahanan di luar kita (Yohanes 14:27)

A. KESULITAN YANG DI HADAPI 
(Yes 26:17) “Seperti perempuan yang mengandung yang sudah dekat waktunya untuk melahirkan, menggeliat sakit, mengerang karena sakit beranak, demikianlah tadinya keadaan kami di hadapan-Mu, ya TUHAN”
Seperti wanita sdg melahirkan, sakit dan penderitaan antara hidup dan mati, dan ternyata yg dilahirkan adalah angin=sia2 serbab salah, maju salah, mundur salah, diam mati.

B. PENYEBAB KESULITAN
1. (Kejadian 3:9-19) Dosa memproduksi penderitaan, sakit, susah payah.
2. (Efesus 5:17; Roma 12:2) Kebodohan dapat membedakan mana yg berkenan atau tidak berkenan.
3. (Yohanes 10:10) Kemiskinan, pekerjaan setan mencuri/ pencuri= memiskinkan kita. Mudah jadi jahat, kompromi, menghalalkan segala cara. Dengan berjudi, pedukunan, life style.
4. Sikap yang salah (respons) terhadap kehidupan ini, termasuk di dalamnya karakter kita.(Roma 8:28)

C. YANG HARUS DILAKUKAN
“Yang hatinya teguh…” (Mazmur 112:7) Hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada Tuhan, hatinya teguh. Sebab hatinya teguh maka Tuhan jagai dg hati penuh damai sejahtera (ketenangan). Hatinya teguh artinya :
1. Tidak takut kabar2, tidak mudah panic, gelisah…….ada penguasaan diri (1 Petrus 4:7) Jadi tenang dan dapat berdoa, dan doa mengubah segala sesuatu.
2. Punya iman dan pengharapan yang kuat bahwa kehidupan kita berikutnya pasti lebih baik. (Ibrani 11:40) Allah menyediakan sesuatu yang lebih baik.Jangan bersikap selalu menyerah kepada nasib.
3. Bersemangat (antusias) Kata ‘semangat’ bhs Yunani “Antusiasmos” artinya semangat di dalam Tuhan. (Hagai 1:14; 2:5-6).
Antusias= bergairah, menaruh minat besar, gelora hati. Bhs Ind ‘semangat’= kemauan yg kuat untuk terus bekerja, berjuang.
4. (Roma 8:28) Segala sesuatu ada hikmahnya, syukuri dan hidup ini jalani terus, semua selalu ada akhirnya, dan akhirnya selalu yg terbaik dari Tuhan.
#METSORESAHABAT
Semangat penuh harapanšŸ”„

Minggu, 15 Agustus 2021

 

Jadilah cukup kuat untuk berjalan sendiri

Filipi 4:12 Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. 

Manusia hebat adalah manusia yang bisa mengendalikan diri disaat dikuasai amarah, tenang saat dipermalukan, tersenyum saat diremehkan, bersabar saat menemui cobaan dan bersyukur untuk semua kekurangan dan kelebihan yang dimiliki.

Yakobus 1:5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah,  yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya. 

Jangan takut belajar, jangan takut mengulang, kesalahan dan kekurangan adalah hal biasa yang sering manusia perbuat, namun yang terpenting adalah meminta hikmat Tuhan setiap hati agar Dia menyempurnakan segala kekurangan kita.

1 Korintus 15:43 Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.

Kehinaan dan kemuliaan, kelemahan dan kekuatan yang terletak berbalikan bagaikan dua sisi mata uang itu sebabnya jangan berbangga hati dan menjadi sombong ketika kita mengalami kemuliaan, sebaliknya jangan pula kita rendah diri saat menjalani proses kehinaaan.

Roma 8:26  Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Lakukan saja bagian kita dengan Tuhan yaitu berdoa dan berharap kepadaNya, percayalah kepadaNya, minimal kita akan menjadi lebih kuat untuk menghadapi setiap persoalan hidup yang kita hadapi.

Filipi 4:13  Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. 

Jangan takut dan putus asa, kekuatan kita berasal dari Tuhan, percayalah kita pasti mampu dan sanggup menanggungnya perkara apapun yang terjadi dalam hidup ini.

2 Korintus 12:9  Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 

Jangan mengeluh, komplain apalagi bersungut sungut, jalani saja hidup ini dengan ucapan syukur, Tuhan pasti akan menyempurnakan segala kelemahan dan kekurangan kita.

2 Korintus 12:10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Itu sebabnya jangan takut menghadapi hidup, mengalir saja dalam kasih karunia Tuhan, maka kita pasti kuat. 

Jumat, 13 Agustus 2021

Cara untuk melawan ketakutan adalah dengan melawannya.»

1 Samuel 17:11 Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan. 

Sering kali perang mental lebih berat daripada perang fisik, sebab bukan hanya memakan tubuh, tetapi juga jiwa dan roh, orang yang ketakutan mentalnya akan digerogoti oleh rasa kuatir dan ketakutan.

1 Samuel 17:24 Ketika semua orang Israel melihat orang itu, larilah mereka dari padanya dengan sangat ketakutan. 

Orang yang ketakutan tidak mungkin menghadapi peperangan, padahal hidup itu sendiri adalah peperangan, hampir setiap hari manusia hidup menghadapi pergumulan hidup, yang membuat batinnya berperang, itu sebabnya banyak orang yang lari dari kenyataan hidup sebab mereka takut menghadapinya.

1 Samuel 17:26  Lalu berkatalah Daud kepada orang-orang yang berdiri di dekatnya: "Apakah yang akan dilakukan kepada orang yang mengalahkan orang Filistin itu dan yang menghindarkan cemooh dari Israel? Siapakah orang Filistin yang tak bersunat ini, sampai ia berani mencemoohkan barisan dari pada Allah yang hidup?" 

Orang yang ketakutan mental dan karakternya menjdi rusak, ada yang takut membangun rumah tangga padahal hati kecilnya kepingin, ada juga yang takut untuk memulai usaha, ada yang takut naik pesawat terbang, dan masih banyak lagi rasa takut, jadi sesungguhnya orang yang ketakutan sedang menyangkal dirinya sebagai manusia ciptaan Allah yang sempurna.

1 Samuel 17:28  Ketika Eliab, kakaknya yang tertua, mendengar perkataan Daud kepada orang-orang itu, bangkitlah amarah Eliab kepada Daud sambil berkata: "Mengapa engkau datang? Dan pada siapakah kautinggalkan kambing domba yang dua tiga ekor itu di padang gurun? Aku kenal sifat pemberanimu dan kejahatan hatimu: engkau datang ke mari dengan maksud melihat pertempuran."

Parahnya orang yang ketakutan berani menghina orang lain untuk menutupi ketakutannya, mereka sering mendiskriditkan dan memojokkan orang lain untuk menutupi kekurangannya, bahkan berani menegur dan memarahi orang lain.

1 Samuel 17:32  Berkatalah Daud kepada Saul: "Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu."

Orang yang ketakutan mudah tawar hati yang membunuh ide ide kreatif dari Tuhan, sehingga mereka selalu menjadi pecundanga dan pemenang.

1 Samuel 17:33  Tetapi Saul berkata kepada Daud: "Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi prajurit."

Orang yang ketakutan pandangannya selalu pesimis bukan optimis, mentalnya selalu kalah sebelum maju ke medan perang.

1 Samuel 17:34-35 Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya.

Pemberani pasti aktif dan rajin, sekalipun tanpa fasilitas mereka selalu punya ide yang kreatif untuk mengatasi segala masalah dan tantangan hidup.

1 Samuel 17:36  Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup." 

Orang yang ketakutan tidak akan pernah bisa memuliakan Tuhan dalam hidupnya.

1 Samuel 17:37  Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu." Kata Saul kepada Daud: "Pergilah! TUHAN menyertai engkau." 

Jadilah pemberani yang bisa melihat kenyataan hidup, jangan terbuai dengan kenyamanan dan kemapanan sehingga kita bersembunyi hanya untuk cari aman. 

 

Kamis, 12 Agustus 2021

(1 Korintus 1:28)
“dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,”
PENDAHULUAN
Apa yang tidak berarti, berguna, yang sepele, jelek, yang tak bernilah, sederhana, murah; kalau diserahkan kepada Tuhan (ada di dalam Tangan Tuhan) akan menjadi berarti, berguna, indah bahkan jadi luar biasa. Bagaikan tanah liat di tangan penjunan.
Yang tidak terpandang, Yang hina bagi dunia, Apa yang tidak berarti bagi dunia bandingkan (bandingkan dg ay 26-27), Untuk ukuran kebanyakan orang dianggap tidak bijak, Tidak berpengaruh.
Tujuan ayat2 ini (ay 29) agar kita tidak sombong, Tuhan tidak mencari keuntungan khusus dalam melaksanakan tujuan-Nya dengan memanggil kita. Kalau kita mau bermegah, bermegahlah di dalam Tuhan, karena kita tidak bisa apa-apa tanpa Tuhan.
ARTI “HIDUP YANG BERARTI”
Artinya: Mengandung maksud, berfaedah, berguna, hidup yang berarti, jadi berkat, jadi kesaksian hidup
1. TONGKAT MUSA
(Keluaran 4:2) Tongkat Musa, tongkat sesuatu yang kecil, sepertinya tak berarti; Saat itu perasaan Musa takut, kuatir, merasa tak mampu.
Tongkat =potensi= kemampuan. Potensi yg biasa jadi luar biasa jika di-Tangan Tuhan.
2. MINYAK SEDIKIT
(2Raja 4:2) minyak sedikit yang tak berarti dibandingkan dg hutang-hutangnya (beban hidup= kuk). Minyak=penghasilan= pendapatan meskipun kecil jika diserahkan kepada Tuhan sanggup mencukupi kebutuhan keluarga bahkan masa depan anak-cucu kita
3. ROTI DAN IKAN SEDIKIT
(Yohanes 6:9) Hanya dengan 5 roti dan 2 ikan ribuan orang dapat makan. Yesus berkata: “…beri mereka makan…” Roti = makan-minum= kesehatan-kekuatan fisik meskipun pas-pasan jika diberkati Tuhan semua dapat makan bahkan sisa.
AGAR DAPAT JADI BERARTI
1. Diserahkan kepada Tuhan,(1 Petrus 5:7) Jangan sok mampu= sombong. Jangan minder; Belajar hidup bergantung kpd Tuhan. (1 Kor 1:29)
2. Yakin bahwa Dia sanggup mengubahnya. Jangan membatasi Tuhan.(Lukas 1:37)
3. Belajar taat= takut akan Tuhan; taat di rumah, di jalan, dimana saja kita berada; Taat bukan sebab dilihat; Ketaatan tidak melihat keadaan (Filipi 2:8).
Ketaatan: berarti dengan setia melakukan panggilan Allah sekalipun anda tidak dapat melihat buah atau hasilnya.
4. Jangan suka menyepelekan hal-hal kecil, jangan anggap enteng hal-hal kecil, sebab semua yang besar harus mulai dari yang kecil. Sebab di dalam hal-hal yang kecil Allah hadir dan bekerja. (Matius 25:34-36)

Se 

Rabu, 11 Agustus 2021

pengalaman elimelekh dan Naomi ketika alami masa sulit

PENGALAMAN ELIMELEKH DAN NAOMI KETIKA ALAMI MASA SULIT
 
A. DOSA-DOSA ELIMELEKH DAN NAOMI
1. Meninggalkan Bethlehem, Yehuda sebab kelaparan.
2. Sebenarnya mereka berencana untuk waktu singkat tinggalkan Bethlehem, Yehuda, yang penting bisa makan (sebab kelaparan), terbukti cukup lama sampai anak-anak mereka menikah di Moab. Kedua anak-anak mereka menikah dengan orang-orang kafir, sesuatu yang tidak berkenan kepada Tuhan. 
3. Arti Naomi “menyenangkan” tetapi dia berkata jangan sebut aku Naomi lagi tetapi sebut aku “Mara” artinya Pahit, sebab yang maha kuasa melakuan banyak yang pahit kepadaku kata Naomi.(Rut 1:20 )
4. Dosa Naomi yang lain, menyuruh kedua mantunya untuk Kembali lagi ke ilah-ilah di Moab, sebenanrya keduanya sudah dimenangkan, tetapi disuruh tinggalkan Tuhan, tetapi Rut tetap beriman kepada Tuhan (Rut 1:16-17)

B. AKIBATNYA
Suami dan kedua puteranya mati, suami adalah tiang dalam keluarga, berarti Naomi alami kehancuran total. Memang kita bisa lari dari kelaparan (masa sulit) tetapi tidak dapat lari dari kematian.

C. PERENUNGAN UNTUK KITA
1. Meskipun alami kesulitan, lebih baik mati di dalam kehendak Tuhan daripada memiliki perut kenyang dan keluar dari kehendak Tuhan.
2. Semua bentuk kompromi dengan ketidak-taatan, awalnya hanya sebentar saja tetapi akan berlanjut lama (menetap).
3. Jangan korbankan anggota keluarga kita jadi terhilang dan mati tanpa Tuhan.
4. Naomi berdosa dengan menjadi pahit sendiri dan menyalahkan Tuhan. “Akar kepahitan” dapat meracuni hidup kita dan orang-orang di sekitar kita dan kepahitan akan mendorong kita terus menyalahkan Tuhan.

KONKLUSI
(Ibr 12:15)” Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang”
.
Dengan kasih karunia Tuhan, kekosongan Naomi diubah menjadi kepenuhan dan kesedihannya diubah menjadi kegembiraan.
Bagaimanapun masa sulit yang sedang kita hadapi tetaplah hidup dalam ketaatan dan jangan kompromi dengan dosa, sebab Tuhan sanggup mengubah nasib kita seperti yang di alami Rut.
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapanšŸ”„

Selasa, 10 Agustus 2021

sejauh mana penyerahan diri kita?

 2 Samuel 12:5 Lalu Daud menjadi sangat marah karena orang itu dan ia berkata kepada Natan: "Demi TUHAN yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati. 

Andaikata Daud tahu bahwa apa yang diumpamakan Natan adalah dirinya sendiri maka ia tidak akan cepat mengeluarkan pernyataan.

Kitapun seringkali cepat memberikan pernyataan  yang pada akhirnya menyesal sendiri, bersyukur Tuhan kita maha tahu.

2 Samuel 12:13 Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati. 

Walau perkataan sering diartikan sebagai doa namun Tuhan tetap memperhitungkan penyerahan diri setiap pribadi, tidak heran Daud mendapat kasih karunia Tuhan.

1 Samuel 15:24 Berkatalah Saul kepada Samuel: "Aku telah berdosa, sebab telah kulangkahi titah TUHAN dan perkataanmu; tetapi aku takut kepada rakyat, karena itu aku mengabulkan permintaan mereka. 

Pengakuan dosa harus lahir dari hati yang tulus bahwa kita sudah bersalah dan layak untuk menerima akibatnya bukan untuk pembelaan diri.

1 Samuel 15:30  Tetapi kata Saul: "Aku telah berdosa; tetapi tunjukkanlah juga hormatmu kepadaku sekarang di depan para tua-tua bangsaku dan di depan orang Israel. Kembalilah bersama-sama dengan aku, maka aku akan sujud menyembah kepada TUHAN, Allahmu." 

Pengakuan dosa yang tidak tulus akan mengingat-ingat jasa-jasa kita dan cenderung mempersalahkan pihak-pihak terkait padahal Tuhan tidak membutuhkan pembelaan diri kita.

1 Samuel 15:35 Sampai hari matinya Samuel tidak melihat Saul lagi, tetapi Samuel berdukacita karena Saul. Dan TUHAN menyesal, karena Ia menjadikan Saul raja atas Israel. 

Kasih karunia didapat bukan karena pembelaan diri tapi kesadaran diri untuk tunduk pada kedaulatan Tuhan.

2 Samuel 12:22 Jawabnya: "Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis, karena pikirku: siapa tahu TUHAN mengasihani aku, sehingga anak itu tetap hidup. 23.Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku."

Tidak ada orang yang luput dari salah dan dosa tapi yang jelasnya setelah mendapat pengampunan Tuhan harus beranjak kepada fase berikutnya.

Jangan berlambat-lambat untuk segera maju sebab iblis licik, bisa menyuntik racun sehingga kehidupan tidak bergerak maju.

 

Minggu, 08 Agustus 2021

jangan tukar Sorga dengan dunia

Jangan tukar Sorga dengan dunia
Matius 16:26 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Tidak dapat disangkal bahwa daya tarik dunia begitu kuat menarik umat manusia sampai mereka terkecoh dan lupa diri.

2 Korintus 4:18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Godaan itu muncul dari yang kelihatan, sebagai manusia kita selalu mencari yang jelas dan pasti, sedangkan dari Alkitab kita lebih banyak diajak melihat dari sesuatu yang tidak terlihat, 

1 Yohanes 2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Coba bayangkan apa yang terjadi saat manusia tergoda oleh dunia ini?, kenyataannya sekarang mereka melihat dunia semakin indah dan menarik, jadi dalam pemikiran manusia duniawi bagaimana mungkin dunia ini akan binasa?

Kejadian 11:4 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi."

Sama halnya di zaman babel, mereka membangun menara yaitu gedung gedung pencakar langit, membangun kerajaannya dimuka bumi itulah yang terjadi sekarang.

Markus 8:36-37 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya, karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Tak ada alasan untuk mengevaluasi diri kita, lihat masa sulit, badai covid menyapu ratakan siapa saja tanpa pandang bulu, mungkin selama ini kita hanya sibuk mengejar kekayaan atau meraih kekuasaan?, mulailah bertanya pada diri sendiri?, apakah semua yang kita kejar adalah kekekalan?

Lukas 12:16-17 Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.

Dunia tampaknya hanya menghargai saat ini dan disini, kehidupan didunia! Timbunlah harta sebanyak banyaknya!.

Lukas 12:18-19 Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!

Inilah pesan yang digaung gaungkan oleh manusia duniawi, bahwa kekayaan dan harta adalah jamiman kebahagiaan!, inilah jaminan masa depan, mereka lupa bahwa manusia pasti mati! Entah kapan? Mungkin hari ini, mungkin besok, mungkin bulan depan, semua yang ada didunia ini tidak ada yang kekal.

Lukas 12:20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?

Pikirkan kembali hidup kita hari ini!, apakah kita membangun hidup ini diatas dasar yang salah atau diatas dasar kebenaran firman Tuhan!, apa yang menjadi pondasi hidup kitaa hari ini?

Lukas 12:21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Buatlah perubahan sekarang juga!, evaluasi seluruh jalan hidup kita selama ini, ketahuilah tidak ada yang melebihi Yesus didunia ini.

Tetap semangat. Jbu

Sabtu, 07 Agustus 2021

Efesus 5:31-32 Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

Dalam Alkitab konsep Keluarga tidak dibedakan dengan kelompok usia, status ekonomi, atau kategori-kategori lain. Namun mungkin penggolongan yang dicatat Alkitab seperti demikian:

  • Keluarga berdasar Hubungan Darah. (Kejadian 46:27)
  • Keluarga Angkat. (2Samuel 9:11)
  • Keluarga Allah. (Efesus 2:19)

Kalau kita melihat sejenak ke Efesus 5:15-16, bahwa hari-hari ini menjadi semakin jahat. Saya percaya rekan-rekan disini benar-benar mempergunakan waktu yang ada “kawin sebelum Tuhan Yesus datang!” Hahaha.. Jokes. Namun saya rasa Paulus sangat serius ketika menulis surat ini untuk Jemaat di Efesus.

Hari-hari yang jahat kita bisa lihat sejak manusia jatuh dalam dosa, ditandai dengan rusaknya konsep keluarga. Adanya saling menyalahkan, iri hati, cemburu, emosi negatif yang keluar dalam sikap, kata-kata, bahkan dalam tindakan yang menghilangkan nyawa seseorang.

Keluarga adalah Ide Allah

Keluarga bukanlah hasil rancangan manusia. Keluarga dimulai dari Allah. Ketika Allah menciptakan manusia dan menjadikan penolong yang sepadan dengan manusia itu. Tujuannya apa? Untuk bertanggungjawab atas apa yang dipercayakan Allah (=Bumi). Kejadian 1&2.

Menarik bahwa di kitab terakhir Perjanjian Lama (=Maleakhi). Mengenai “tujuan keluarga” disampaikan kembali. Maleakhi 2:15“Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya..”

Contoh Keluarga dalam Alkitab – Musa

Musa adalah tokoh yang menarik. Sebagian besar hidupnya adalah proses. Mulai dari pendidikan di Mesir, sampai pelarian di Midian. Saat di Midian itulah dia memperistri Zipora (Keluaran 2:21). Dalam Alkitab tidak diceritakan ada benturan kepentingan antara Musa dengan Zipora (misalnya seperti kasus Abram dan Sarai di Kejadian 16:2).

Musa bahkan berhasil memenangkan mertuanya, Yitro, untuk menjadi penyembah Allah Israel. Semua cerita kesaksian Musa mengenai Allah Israel menjadi bukti nyata ketika Yitro mengunjungi Musa di Keluaran 18. Kesaksian Musa juga tergambar dari nama anak-anaknya: Gersom & Eliezer.

Nilai dalam keluarga

  1. Gersom (Keluaran 2:22, 18:3) berarti “pendatang, pengembara, orang yang datang untuk singgah.” Saya rasa ini nilai pertama yang harus sama-sama dimengerti oleh pasangan atau keluarga. Bahwa hidup kita di dunia ini hanyalah “sementara”. Kita bukan warga negara dunia ini, sehingga fokus kita bukanlah membangun materi disini. Namun hal rohani di kekekalan. Matius 6:19-20. Berapa banyak rumah tangga berseteru karena hal-hal materi. Ingat kita menikah dengan orangnya bukan dengan hartanya! 1Petrus 2:11 mengingatkan dengan tegas mengenai keinginan daging. Kita hanyalah “pendatang” di bumi ini.
  • Eliezer (Keluaran 18:3) berarti “Allahku (eli) penolongku (ezer).” Bukankah ini menjadi dasar hidup kita sebagai orang percaya. Seringkali kita menggunakan Tuhan dalam pendidikan, pekerjaan, sakit penyakit, namun tidak di keluarga. Kita berpikir keluarga adalah tentang cinta dan sayang. Padahal lihatlah keluarga manusia pertama. Mereka tidak disebutkan dipersatukan karena cinta dan sayang, namun karena TUHAN. Jangan salah tangkap! Saya bukan anti-cinta, atau tidak percaya cinta. Saya suka dengan cinta. Namun saya ingin melihat dari perspektif Illahi mengenai Keluarga. Keluarga seharusnya God-centered.

Pasangan adalah penolong yang sepadan, baik secara “jasmani” dan juga “rohani”. 1Petrus 3:1-7. Pada akhirnya mereka menjadi partner untuk mewujudkan keluarga ilahi.

GodblesS 

tanggung jawab rumah tangga

DEWASA TANGGUNG JAWAB DALAM RUMAH TANGGA 

1. ASAL USUL TERBENTUKNYA KELUARGA
(Kej 2:18-25) yang membentuk, membangun Allah sendiri, disaat manusia belum jatuh dalam dosa= pernikahan produk Tuhan. Tujuannya (ay 18) agar jadi baik, utuh, berguna, (ay 25) berbahagia, dapat menikmati hidup dan tidak merasa malu (malu akibat dosa)

2. ASAL USUL PERSOALAN KELUARGA
(Kej 3:17-19) Susah, berpeluh, kembali jadi debu (tidak kekal). (Keja 4:5-8) Muncul kemarahan, pembunuhan, homosex, lesbian, perceraian, dll. Semua berawal dari dosa, ketidak-taatan akan Firman Allah.

3. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

a. SEBAGAI SUAMI ISTERI 
(Ef 5:22-23) Suami mengasihi isteri; Isteri tunduk dan menghormati suami; Isteri dari tulang rusuk= penolong, bukan perong-rong, bukan penggarong, bukan pembantu. Suami adalah pemimpin dan imam dalam keluarga. “Meninggalkan orang tua”= tanggung jawab, mandiri. (Kol 3:18) Isteri harus tunduk sebagaimana seharusnya dan (Ef 5:22) Tunduk seperti kepada Tuhan.

b. SEBAGAI ORANG TUA
(Ef 6:4; Kol 3:21), yaitu: Membentuk/menciptakan suasana bahagia; memelihara/mencukupi; mengasuh dengan penuh tanggung jawab. Mendidik sehingga ber-kembang dalam 4 segi (Luk 2:52) jasmani, mental, rohani dan social.

c. SEBAGAI ANAK. 
(Kol 3:20, Ef 6:1-3) Hormati dan taatilah orang tua di dalam segala hal dan didalam Tuhan. 

4. HAK DAN TANGGUNG JAWAB KELUARGA DEWASA 
a. (Kej 17:5) Abram diubah jadi Abraham, ditambah (H)= nama Allah, karakter Allah. (Kej 17:15) Sarai diubah jadi Sara, dikurangi (I)= iblis; Ishak dijanjikan (diberikan) mujizat terjadi. Suami-Isteri mau berubah dan mau selalu dekat Tuhan.
b. (Tit 2:1-5; 1 Tim 2:8) Rajin mengatur rumah tangga, tidak penuh dengan kemarahan dan perselisihan doa-doanya terkabul.
c. (Luk 19:5,9; Kis 16:31-33; Fil 4:13) Semua anggota keluarga dibawa kepada Yesus, akibatnya segala perkara (masalah) yang dihadapi dapat diatasi.
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapanšŸ”„

Jumat, 06 Agustus 2021

yg baik belum tentu benar

Yang baik belum tentu benar tapi yang benar sudah tentu baik,
Mazmur 25:10 Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya. 

Jika kita berkata bahwa kita setia kepada Tuhan seharusnya dalam kondisi seperti apapun akan tetap berpegang pada Firman Tuhan.

Lukas 18:7 Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?

Iblislah yang sering menggoda kita untuk tidak bersabar dalam berpegang kepada kebenaran padahal jika kita berpegang padaNya maka pada waktunya kita akan memperoleh bukti nyata dari janjiNya.

2 Raja-raja 1:3 Tetapi berfirmanlah Malaikat TUHAN kepada Elia, orang Tisbe itu: "Bangunlah, berangkatlah menemui utusan-utusan raja Samaria dan katakan kepada mereka: Apakah tidak ada Allah di Israel, sehingga kamu ini pergi untuk meminta petunjuk kepada Baal-Zebub, allah di Ekron? 

Ahazia tidak belajar dari sejarah sehingga menghadapi kenyataan yang mendesak malah ia lebih memilih untuk bertanya kepada allah lain.

2 Raja-raja 1:17 Maka matilah raja sesuai dengan firman TUHAN yang dikatakan oleh Elia. Maka Yoram menjadi raja menggantikan dia dalam tahun kedua zaman Yoram bin Yosafat, raja Yehuda, sebab Ahazia tidak mempunyai anak laki-laki.

Jika kita ingin hidup dan menikmati janji-janji Tuhan maka tetap menempatkan Tuhan Yesus Kristus sebagai tempat pengaduan dan pengharapan kita. Yesuslah kebenaran yang memerdekakan kita.

2 Raja-raja 1:1 Sesudah Ahab mati, maka memberontaklah Moab terhadap Israel. 2. Pada suatu hari jatuhlah Ahazia dari kisi-kisi kamar atasnya yang ada di Samaria, lalu menjadi sakit. Kemudian dikirimnyalah utusan-utusan dengan pesan: "Pergilah, mintalah petunjuk kepada Baal-Zebub, allah di Ekron, apakah aku akan sembuh dari penyakit ini." 

Tuhan ijinkan kita mengalami masalah bertubi-tubi bukan supaya kita hancur tapi sebaliknya supaya kita datang dan bertanya serta berharap padaNya.

Tetap semangat. Jbu

kasih mula mula

Tanpa kasih kecerdasan itu berbahaya,
Amsal 1:4 untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda 

Di jaman yang serba modern dan canggih ini, kecerdasan dan kepandaian telah mengecoh nalar dan logika yang membuat hubungan sesama manusia semakin jauh dan dingin, demi uang dan profit manusia bisa saling terkam 'bak binatang ganas yang kehilangan ke pribinatangannya, sebab harimau yang ganas saja tidak pernah memakan anak atau ibunya, namun manusia jaman sekarang bisa melakukannya!.

Wahyu 2:4-5 Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

Ayat ini menggambarkan analogi dari gereja yang tersesat karena kehilangan kasih yang mula mula, seberapa banyak dari kita yang telah menyimpang dari cinta kasih mula mula karena keegoisan dan rasa ingin menang sendiri, kasih suami istri, persaudaraan dan persahabatan telah menjadi rusak karena hubungan yang diperjual belikan dalam kalkulasi untung rugi.

2 Korintus 13:11-12 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu! Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. 

Dengan siapapun, dan hal apapun ingatlah hal hal yang baik ketika pertama kali kita berjumpa baik dengan pasangan, dengan teman maupun dalam pekerjaan dan pelayanan, rasanya kita begitu senang dan berbahagia semuanya penuh dengan kejujuran dan ketulusan.

Efesus 4:2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.  

Berubahlah dalam tindakan dan perbuatan, letakkan kepentingan orang lain diatas kepentingan diri kita sendiri, jangan mengejar keuntungan semata, namun lihatlah bagaimana Kristus telah memberi teladan kepada kita, bagaimana Dia mengasihi kita selagi kita masih berdosa, demikian pula hendaknya kita memperlakukan pasangan, keluarga dan teman teman kita, sambil meminta kepada Allah agar hati kita dipenuhi oleh KASIHNYA.

Kolose 3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. 

Arahkan fokus kita pada KASIH TUHAN, bukan pada masalah, tekanan, stres dan karier semata, jangan kalkulasi hubungan seperti orang bisnis, sebab Tuhan berkata berilah maka kamu akan diberi, jadi ketika kita memberi kasih dan perhatian pada mereka maka hati kita pasti dipenuhi dengan kasih Tuhan yang tidak pernah pudar sampai selama lamanya. 


Tetap semangat. Jb

Kamis, 05 Agustus 2021

tetap optimistis

TETAP OPTIMIS DI MASA YANG SULIT

(Luk 1:37; Mark 9:23) “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil dan Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya”

(William Arthur Ward) "Orang optimis mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin, orang pesimis mengubah yang mungkin menjadi tidak mungkin."  

PENDAHULUAN
Optimis bisa menjadikan seseorang merasa yakin dan percaya diri. Dalam proses menggapai semua janji-janji Tuhan di dalam Alkitab, sangat penting mempunyai sifat optimis. Dengan optimis, seseorang akan selalu berpikir positif dan yakin dengan harapan yang ada.

A. ARTI OPTIMIS
Optimis adalah kebalikan dari Pesimis, yaitu sikap atau pandangan seseorang terhadap suatu hal yang digambarkan dengan ciri-ciri tidak yakin, murung, sedih putus asa, tidak ada harapan.
Menurut kamus bhs Indonesia arti Optimis: orang yang selalu berpengharapan (berpandangan) baik dalam menghadapi segala hal.
Optimis adalah sebuah sikap atau pandangan positif seseorang terhadap suatu hal yang digambarkan dengan ciri-ciri berkeyakinan kuat, gembira, berpengharapan dan percaya diri yang tinggi akan sebuah hasil yang maksimal di masa yang akan datang.

B. ALASAN-ALASAN MENURUT ALKITAB AGAR ANAK TUHAN OPTIMIS

1. YANG SUDAH YESUS LAKUKAN UNTUK KITA
a. (Kol 1:14) dosa-dosa kita sudah diampuni
b. (2 Kor 5:21) Dibenarkan di dalam Kristus.
c. (Yoh 3:16; 2 Kor 1:22) Mendapat jaminan dan meterai keselamatan hidup kekal, memberikan Roh Kudus sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

2. YANG YESUS JANJIKAN UNTUK YANG AKAN DATANG
a. (Yosua 1:9) perintah Tuhan agar kita kuat dan berani, jaminan kemanapun pergi tidak perlu takut sebab Tuhan beserta.
b. (Mat 6:31-32) Jangan kuatir bahwa semua kebutuhan kita sandang, pangan, papan dan Kesehatan semua itu sudah disediakan oleh Bapa di Sorga.
c. (Yoh 14:27) Jaminan ketenangan bathin (hati dan pikiran), rasa damai sejahtera yang sangat limpah sebab mendapat damai sejahtera seperti yang ada pada Yesus. 
d. (Ibr 13:5) Jaminan sekali-kali tidak akan dibiarkan dan ditinggalkan khusunya masalah kebutuhan keuangan. 
e. (Roma 8:28) Paulus memberikan keyakinan bahwa Tuhan -lah yang bertanggung jawab apapun yang terjadi baik yang baik ataupun yang buruk, semua itu akan mendatangkan yang terbaik untuk kita.
f. (Wahyu 21:3-5) bahwa Tuhan akan Bersama dengan kita, menghapus air mata kita dan semua dijadikan baru.

PENUTUP
Semua ini untuk yang percaya Yesus, berarti sudah cukup alasan untuk optimis menghadapi masa yang sulit, pasca Pandemi dan seluruh rangkaian masa depan kita. Ingat ! bahwa optimis itu adalah pengganda kekuatan bagi kita di masa yang sulit.
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapanšŸ”„

TIPS TERLEPAS DARI KESESAKAN DI MASA SULIT(Maz 18:7) ”Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.”PENDAHULUAN(Maz 18) Ucapan syukur Daud sebab terlepas dari semua cengkeraman musuh2nya, dan juga dari tangan raja Saul yang terus mengejarnya. Sering alami kesesakan dalam hidupnya tetapi pada akhirnya Tuhan selalu memberikan kelepasan dan mengangkatnya dan memuliakan namanya atas seluruh bangsa.APA KESESAKAN ITU ?Kesesakan artinya Sempit sekali, tidak longgar; Berjejal-jejal, tidak leluasa, terhimpit.Bhs Inggris “Distress”= Kesulitan. Bhs Ibrani “Tsar”= tempat yang sesak dan banyak batu tajam. Apa hidup anda alami kesesakan di saat pandemi Corona ? Sehingga benar-benar jadi sulit.APA RAHASIA KELEPASAN DAUD DARI KESESAKAN ?1. MENJADI SEORANG YG BERKENAN DI HATI TUHAN(1 Sam 13:14;16:7) disebut sebagai: ”a man after His own Heart” (Maz 18:26-27; 2 Sam 15:25-26.)2. BERSANDAR DAN PERCAYA PENUH KEPADA TUHAN.(Maz 18:31-36; 1 Sam 30:6) Daud tetap percaya kepada Tuhannya yang hidup dan tahu pasti bahwa Tuhan pasti menolongnya. Daud selalu membawa masalahnya kepada Tuhan. (Maz 18:47-50)3. MENDENGAR DOA KITA DARI BAITNYABelajar suka dan menikmati Bait Allah (persekutuan). (Hab 2:20)Tuhan ada di dalam BaitNya yang kudus. (Maz 27:4) BaitNya dapat dinikmati (hrs sering, lama) (Maz 65:5) Kenyang dengan segala yang baik di BaitMu.PENUTUPUmumnya, hanya orang-orang yang kuat secara mental yang mampu mengatasi hal ini dengan bijaksana. Mereka tidak membiarkan dirinya terjebak dalam sikap mengasihani diri sendiri berlama-lama, sebab salah satu sebab kesesakan adalah terlalu sayang diri.Bersedih boleh, tetapi hidup dalam kesedihan tidaklah bijak. Kesulitan dan kesedihan seharusnya bisa dijadikan pijakan untuk bangkit, datang dan percaya kepada YESUS sebab DIA pemberi kelegaan (Mat 11:28).#METSIANGSAHABATSemangat penuh harapanšŸ”„

Selasa, 03 Agustus 2021

Firman Tuhan Yesus :  K R I T I K M E M B A N G UN(Roma 8:28) “Kita ta...

Firman Tuhan Yesus :  K R I T I K M E M B A N G UN(Roma 8:28) “Kita ta...:   K R I T I K M E M B A N G UN (Roma 8:28) “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan ...

 K R I T I K M E M B A N G UN

(Roma 8:28) “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengana rencana Allah.”
A. ARTI KRITIK
Kritik adalah proses analisis dan evaluasi terhadap sesuatu dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki pekerjaan. Bhs Yunani Kritikos berarti "dapat didiskusikan",diambil dari kata krenein berarti memisahkan, mengamati, menimbang, dan membandingkan.
Meskipun kritik seringnya bertujuan untuk mengevaluasi sebuah karya, namun tak jarang kritik juga dapat diartikan sebagai suatu kecaman atau celaan terhadap suatu perilaku, keadaan atau yang dianggap menyimpang serta tidak benar
B. PERLINDUNGAN DAN CARA MENGHALAU KRITIKAN
Perlindungan terbaik terhadap kritikan ialah suatu suara hati yang jernih. Ada dalam Alkitab, (1 Pet 3:16)”Tetapi lakukanlah itu dengan lemah lembut dan hormat. Dan hendaklah hati nuranimu murni, supaya kalau kalian difitnah karena kalian hidup dengan baik sebagai pengikut Kristus, maka orang yang memfitnah itu akan menjadi malu sendiri”� (BIS).
Tidak ada cara yang lebih baik untuk menghalau KRITIKAN daripada mempersiapkan diri dan memperlengkapi diri dengan baik.
Ketahuilah apa yang sedang kita bicarakan, jangan melontarkannya tanpa berpikir panjang, sebab Kecermelangan dan kesungguhan hati selalu mengundang rasa hormat orang-orang.
C. KRITIK AKAN MENDATANGKAN KEBAIKAN SANGAT BERGANTUNG KEPADA :
1. Siapa yg mengkritik dan siapa yg dikritik.
2. Apa dan mengapa dikritik dan mengkritik.
3. Apa yg melatar belakangi kritik itu.
4. Apa solusi atau alternatifnya.
PENUTUP
Kritik bisa bersifat menghancurkan atau destruktif. (Gal 5:15)”Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan�.
Berhati-hatilah di dalam mengkritik, jangan menghakimi dan menyerang masalah pribadi.

Kemana Ku Cari Pertolongan?

Kemana Ku Cari Pertolongan? Ibrani 11:1   Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak ...