Rabu, 09 Februari 2022

jangan biarkan fakta buruk merenggut kebahagiaan

Jangan biarkan fakta buruk merenggut kebahagiaan

Mazmur 144:15 Berbahagialah bangsa yang demikian keadaannya! Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN! 

Setiap orang dengan definisinya tentang kebahagiaan dan Tuhan pun tidak  melarang akan hal ini.

Lukas 11:27-28 Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau."

Manusia pada umumnya berpikir bahwa jika ia mempunyai pasangan, anak-anak, orang tua yang ideal maka ia akan berbahagia namun pada kenyataannya tidak menjamin.

Lukas 11:28 Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."

Nasihat Yesus ini adalah prinsip yang harus kita hidupkan sehingga kita tidak gagal faham. Mendengar dan memelihara Firman Tuhan adalah kunci utama menghadirkan kebahagiaan dalam kehidupan kita.

Yakobus 1:2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 

Manusia duniawi hanya bisa berkata tidak mungkin, mana mungkin dalam pencobaan bisa berbahagia tetapi prinsip ini telah teruji karena itu apapun faktanya percayalah didalam Yesus kita masih bisa menikmati kebahagiaan.

1 Petrus 4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu. 

Fakta bisa berbeda dengan harapan kita namun kita masih bisa berbahagia karna dalam hidup kita ada Roh Allah yang sanggup mengubah peristiwa buruk menjadi indah.

Tetap semangat. Jbu

belajar dari kebijaksanaan salomo

( 2 Tawarikh 1:11 ) “Berfirmanlah Allah kepada Salomo: “Oleh karena itu yang kauingini dan engkau tidak meminta kekayaan, harta benda, kemuliaan atau nyawa pembencimu, dan juga tidak meminta umur panjang, tetapi sebaliknya engkau meminta kebijaksanaan dan pengertian untuk dapat menghakimi umat-Ku yang atasnya Aku telah merajakan engkau, maka kebijaksanaan dan pengertian itu diberikan kepadamu; selain itu Aku berikan kepadamu kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sebagaimana belum pernah ada pada raja-raja sebelum engkau dan tidak akan ada pada raja-raja sesudah engkau.”

PENDAHULUAN
Kita semua sangat membutuhkan kebijaksanaan dan kebijaksanaan adalah karunia Tuhan, kebijaksanaan dapat menolong manusia dalam mengatasi hidupnya selama di dunia dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Sebab manusia punya hak bebas menggunakan kebijaksaan, kita harus berhati-hati agar jangan sampai menyalahgunakan kebijaksanaan.

ARTI KEBIJAKSAAN
Menurut kamus bhs Indonesia: Kebijaksanaan adalah kepandaian menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya).
Arti Kebijaksanaan menurut Alkitab adalah: Orang yang mampu melihat hidup ini dari sudut pandang Allah dan kemudian mengetahui tindakan terbaik untuk dilakukan.

PELAJARAN DARI “KEBIJAKSANAAN SALOMO”

  1. Salomo dengan kebijaksanaannya MENDAPATKAN kebijksanaan dari Tuhan (doa tidak minta yang lain, tetapi minta bijaksana, dan Tuhan kabulkan, sehingga Salomo jadi Raja luar biasa).
  2. Salomo dengan kebijaksanaannya MEMPERMAINKAN kebijaksanaan (menikah dengan banyak isteri dan orang kafir).
  3. Salomo dengan kebijaksanaannya MENGHANCURKAN kebijaksanaan ( baca semua pengakuannya di kitab Pengkhotbah “…..semua sia-sia…”

PENUTUP
(Amsal 1:7) Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Takut akan Tuhan harus menjadi dasar dan kontrol kebijaksanaan.
Minta dan miliki kebijaksanaan, tetapi berhati-hatilah dengan KEBIJAKSANAAN yang ada pada kita, jangan sampai kita menyalahgunakan kebijaksanaan.

METPAGISAHABAT

Semangat penuh harapan🔥

Selasa, 08 Februari 2022

Doa merobohkan tembok

DOA MEROBOHKAN TEMBOK 
(Hakim-hakim 16:28-30)

PENDAHULUAN
Doa dapat mengubah segala sesuatu, yang tak mungkin menjadi mungkin, yang jauh dapat jadi dekat, yang berat jadi ringan, yang susah menjadi mudah.
Doa juga dapat merobohkan tembok/ benteng pertahanan setan dan segala kekuatannya, seperti doa Simson. Itulah kemenangan kita.
Sebelum bangsa Israel menguasai/ mendapatkan Kanaan, harus menghadapi benteng/ tembok Jerikho, demikianpun kita.
Kalau kita lolos dari benteng/ tembok Jerikho berarti kita dapat Kanaan= keberkatan= sukses

ARTI DOA
Doa adalah suatu permohonan yang ditujukan kepada Allah yang di dalamnya ada pujian, penyembahan, harapan, dan permintaan.

Doa adalah suatu relasi antara manusia dengan Allah yang di dalamnya roh manusia berkomunikasi, memohon, meminta, memuji dan mengakui keberadaan Allah yang tak terbatas.

Menurut Bounds: “Doa adalah kekuatan mengagumkan yang ditempatkan oleh Tuhan yang Mahabesar di tangan orang-orang kudus-Nya, yang digunakan untuk mencapai tujuan besar dan meraih hasil-hasil yang tak biasa. Doa menjangkau segalanya, menyentuh semua hal besar dan kecil yang Tuhan janjikan bagi anak manusia. 
(Ay 28) “Berseru” dalam bhs Ibrani -qara’- artinya memanggil 
dengan suara jelas, atau menangis, memanggil dengan cara yang benar dan menyebut nama yang benar.

TEMBOK-TEMBOK IBLIS
(2 Kor 10:5-6) 
a. Keangkuhan/ kesombongan hidup kita.
b. Pola pikir, cara berpikir, lebih percaya kepada pikiran sendiri, kepikiran manusia sangat terbatas
c. Pendurhakaan, menolak, membangkang, melawan Allah, tidak mau taat
(Matius 12:29) 

SIMSON AKHIR ZAMAN
a. Arti nama Simson adalah:”sedang mendengar” Pendoa yg dapat merobohkan tembok adalah pendoa yg suka mendengar dan dengar-dengaran akan Firman Allah.(Matius 7:24) 
b. (Hakim-hakim 13:25;14:19; 15:14) Dipimpin dan dikuasai oleh Roh Kudus.
c. Hakim-hakim 13:1-5 Simson adalah anak “janji Allah” sebab sebenarnya  isteri Manoah mandul. Kita harus belajar hidup berpegang pada janji-janji Allah= imani Firman Allah.

PENUTUP
Mulailah sekarang merobohkan tembok-tembok yang ada di dalam diri kita lewat doa, agar kita terus diberkati Tuhan.
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapan🔥

Jumat, 04 Februari 2022

Jangan biarkan fakta buruk merenggut kebahagiaan

Jangan biarkan fakta buruk merenggut kebahagiaan

Mazmur 144:15 Berbahagialah bangsa yang demikian keadaannya! Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN! 

Setiap orang dengan definisinya tentang kebahagiaan dan Tuhan pun tidak  melarang akan hal ini.

Lukas 11:27-28 Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau."

Manusia pada umumnya berpikir bahwa jika ia mempunyai pasangan, anak-anak, orang tua yang ideal maka ia akan berbahagia namun pada kenyataannya tidak menjamin.

Lukas 11:28 Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."

Nasihat Yesus ini adalah prinsip yang harus kita hidupkan sehingga kita tidak gagal faham. Mendengar dan memelihara Firman Tuhan adalah kunci utama menghadirkan kebahagiaan dalam kehidupan kita.

Yakobus 1:2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 

Manusia duniawi hanya bisa berkata tidak mungkin, mana mungkin dalam pencobaan bisa berbahagia tetapi prinsip ini telah teruji karena itu apapun faktanya percayalah didalam Yesus kita masih bisa menikmati kebahagiaan.

1 Petrus 4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu. 

Fakta bisa berbeda dengan harapan kita namun kita masih bisa berbahagia karna dalam hidup kita ada Roh Allah yang sanggup mengubah peristiwa buruk menjadi indah.

Tetap semangat. Jbu

Kamis, 03 Februari 2022

TETAP TEGUH DAN TETAP BERKOMITMEN!

TETAP TEGUH DAN TETAP BERKOMITMEN!

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 19 Agustus 2011 -

Baca:  1 Korintus 15:35-58

"Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan!  Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia."  1 Korintus 15:58

Saat diutus ke dalam dunia, Yesus dengan penuh komitmen melakukan kehendak Bapa.  Yesus bukan sekedar menjalankan perintah Bapa, tetapi juga didasari oleh visi yang telah diterimaNya:  "...Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk meberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."  (Matius 20:28).

     Yesus mengerjakan visi ini dengan ketaatan penuh dan tak tergoyahkan meskipun harus menghadapi resiko yang besar.  Alkitab mencatat:  "...Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.  Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib."  (Filipi 2:5-8).  Oleh karena itu Paulus memberi nasihat agar setiap orang percaya meneladani Tuhan Yesus yang taat sampai mati di kayu salib!  Dalam keadaan apa pun hendaknya kita tetap teguh, tidak goyah dan semakin giat dalam melayani Tuhan.  Kata teguh dalam bahasa aslinya berarti setia.  Dalam kesetiaan terkandung komitmen yang tinggi.  Ingat!  Perjalanan kekristenan itu tidak mudah, ada banyak ujian dan tantangan, namun Tuhan berjanji akan memberikan kekuatan kepada kita, seperti yang disampaikan oleh Rasul Paulus,  "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."  (Filipi 4:13).  Jika kita mengandalkan kekuatan sendiri, kita tidak akan mampu dan pasti akan gagal.

     Akhir-akhir ini tidak sedikit orang Kristen yang mulai goyah imannya dan tidak lagi giat melayani Tuhan:  ibadah kendor, berdoa kendor, pelayanan kendor dan sebagainya karena masalah atau penderitaan yang dialaminya.  Namun justru ketika berada dalam ujian seharusnya kita makin melekat kepada Tuhan Yesus sebagai pokok anggur, sebab di luar Dia kita tidak dapat berbuat apa-apa  (baca Yohanes 15:5b).  Mari kita koreksi kehidupan kita, apakah kita sudah melenceng dari kehendak Tuhan?  Mari kita perbarui komitmen kita.

Bila kita teguh dalam melakukan kehendak Tuhan, Dia akan mempercayakan perkara-perkara besar kepada kita, meskipun itu harus dimulai dari perkara kecil dahulu.

Mereka tidak peduli

Mereka tidak peduli

Pengkhotbah 7:1 Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal, dan hari kematian lebih baik dari pada hari kelahiran.

Tidak ada cerita yang tidak berakhir, tidak ada hidup yang tidak berakhir, pada akhirnya semua pasti akan berakhir, pastikan kita mengakhiri semuanya dengan baik.

Pengkhotbah 8:8  Tiada seorang pun berkuasa menahan angin dan tiada seorang pun berkuasa atas hari kematian. Tak ada istirahat dalam peperangan, dan kefasikan tidak melepaskan orang yang melakukannya.

Jangan merasa kita bisa melakukan semuanya, sebab semua manusia pasti akan meninggal. Lakukan semua aktifitas kita dengan takut dan hormat akan Tuhan.

Pengkhotbah 3:11  Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Sayangnya banyak orang tidak pernah bisa menerima dan mengikuti rancangan Allah dalam hidupnya hingga pada akhir mereka terjebak ditengah jalan kehidupannya.

1 Timotius 6:10  Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Setiap penyimpangan dari tujuan Allah adalah penderitaan dan kedukaan yang tidak pernah berakhir, sekalipun mereka sudah mengenal Kristus namun akhir hidupnya sangat mengenaskan.

1 Petrus 1:6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.

Apapun kondisi kita saat ini bersyukurlah, baik atau tidak, nikmati saja hidup ini, sampai akhirnya kita merasakan kemuliaan Tuhan.

2 Timotius 4:7  Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

Kiranya kita semua bisa berkata seperti ini, sebab selama kita menjalani kehidupan ini, kita mengisinya dengan benar yaitu sesuai dengan rancangan Allah. 

Tetap semangat. Jbu
Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

jadilah Koinonos

Jadilah KOINONOS

1 Korintus 15:58
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

❇️ Tidak sedikit orang yang hari-hari ini merasa bahwa pekerjaan yang telah dibangunnya, pelayanan yang telah ditunaikannya, hubungan yang telah dibinanya, iman yang dibangunnya ataupun segala jerih lelah yang telah dilakukannya seolah-olah telah menjadi sia-sia.

2 Timotius 2:19
“Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya, dan setiap orang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan.

❇️ Orang mudah goyah bukan karena tidak memiliki Tuhan tapi ketidak-beranian  untuk meninggalkan kejahatan.

Efesus 6:10
“Akhirnya, hendaklah kamu kuat didalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.”
Jangan goyah!

❇️ Semua orang inginnya tampil prima, tidak goyah tetapi faktanya tidak demikian. Ini berarti butuh usaha untuk tidak goyah.

Roma 12:11
“Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.”

❇️ Cara praktis untuk tidak mudah menyerah, kendor, adalah fokus kepada melayani Tuhan. Jika kita tidak berfokus pada-Nya maka kemungkinan besar kita akan mundur dan hanya berfokus pada pelayanan akan diri sendiri.

👉 Seberapa besar ketahanan kita untuk melayani Tuhan sangat ditentukan oleh kesiapan hati untuk mempertahankan persekutuan dengan Tuhan.

Tetap semangat. JBU

Kemana Ku Cari Pertolongan?

Kemana Ku Cari Pertolongan? Ibrani 11:1   Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak ...