Selasa, 01 Februari 2022

jangan pernah mengharapkan mahkota kemuliaanWahyu 3:10

jangan pernah mengharapkan mahkota kemuliaan

Wahyu 3:10 
Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.

❇️ Setiap saat kita harus siap terhadap pencobaan yang datang menghadang sebab ketidaksiapan akan membuat kita lemah bahkan menyerah kalah.

❇️ Jika anak-anak Tuhan menyerah kalah maka tidak akan mendapat mahkota kehidupan alias tidak masuk sorga karena itu yang harus terus diperjuangkan adalah tetap mempertahankan percaya kepada Tuhan Yesus.

Yakobus 1:12
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

❇️ Kebahagiaan akibat mempertahankan percaya kepada Tuhan Yesus bukan hanya mencakup kehidupan dibumi tetapi sampai kepada kekekalan karena itu berapapun tantangannya tetaplah setia kepada Tuhan Yesus yang sudah berkorban bahkan mati untuk kita.

Roma 8:37 
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.”

❇️ Tidak ada yang patut diragukan untuk percaya dan setia kepada-Nya.

1 Korintus 3:8 
Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri. Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah. 

❇️ Keselamatan memang cuma-cuma, namun sebagai wujud rasa syukur kita seharusnya kitapun turut melayani, membawa jiwa untuk Kristus.

❇️ Pelayanan itu luas karena itu sebagai penanam maupun penyiram harus terus memainkan perannya.

1 Korintus 3:10
Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. 

❇️ Motivasi seseorang yang melayani harus jelas sehingga tidak terbakar saat pengujian.

1 Korintus 3:12
Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

👉 Pastikan dalam pelayanan kita menggunakan bahan-bahan yang berkualitas, ada mahkota kemuliaan yang tersedia bagi kita.

Tetap semangat. JBU

Ada satu kesulitan yang sering diabaikan

Ada satu kesulitan yang sering diabaikan

2 Korintus 5:16 Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang juga pun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian.

Mencari cari kesalahan orang lain itu membuang waktu, karena sebanyak apapun kesalahan yang kita temukan pada orang lain, tidak akan merubah apapun pada diri kita, sebaiknya sibukkan diri kita untuk memperbaiki diri sendiri.

Mazmur 139:23-24  Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal! 

Dalam kehidupan sehari hari, orang cendrung menilai orang lain untuk melihat keburukannya, bukan kebaikannya, kondisi ini menjadi hal yang dianggap lumrah dan biasa terjadi di masyarakat, sebagai orang percaya Tuhan mengajarkan kita untuk menyelidiki hati kita, bukan orang lain.

1 Korintus 13:5  Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

Sebagai manusia biasa kita tidak luput dari yang namanya berbuat salah, namun bukan berarti kita punya alasan untuk terus menerus berbuat kesalahan yang merugikan diri sendiri atau orang lain.

1 Korintus 2:15 Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. 

Hati hati dalam melangkah dan berbuat sesuatu agar tidak terjerumus dalam kesalahan, jangan pula mencari cari kesalahan orang lain untuk menutupi kesalahan sendiri, sebab semakin kita mencari kesalahan orang lain, biasanya kita akan semakin banyak melakukan kesalahan.

Yehezkiel 43:10 Maka engkau, hai anak manusia, terangkanlah kepada kaum Israel tentang Bait Suci ini, agar mereka menjadi malu melihat kesalahan-kesalahan mereka, juga bagaimana Bait Suci itu kelihatan dan rancangannya.

Sebagai Israel Rohani jangan mencari pembenaran dengan menyalahkan orang lain, tetapi malulah melihat kesalahan kesalahan yang sudah kita lakukan, berhenti bergosip sekarang juga!, jangan seperti lalat yang terbang kesana kemari mencari tempat sampah, jangan seperti wasit yang mondar mandir cuman mencari kesalahan orang lain, jadilah bait Allah yang benar dihadapan Tuhan dan manusia, maka hidup kita pasti diberkati Tuhan. 

Tetap semangat. Jbu

jam dinding

JAM DINDING

“Disiplin tanpa harus diawasi, bekerja tanpa harus diperintah, dan tanggung jawab tanpa harus di minta, itulah kerja jam dinding”

Jadilah seperti jam dinding: Dilihat orang atau tidak, ia tetap berdetak, Dihargai orang atau tidak, ia tetap berputar, walaupun tak seorangpun mengucapkan terima kasih , ia tetap BEKERJA.
Jika jam dinding bisa bicara , ia akan berkata: "karena aku punya Kualitas, Komitmen dan Tanggung jawab" 
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapan 🔥

Senin, 31 Januari 2022

Faktanya orang yang tekun menyelidiki Firman lebih bijakIbrani 10:36

Faktanya orang yang tekun menyelidiki Firman lebih bijak

Ibrani 10:36 
Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.

❇️ Ketekunan untuk melakukan kehendak Allah sudah pasti akan memberi hasil terbaik dari apa yang dikerjakan namun masalahnya adalah kita tidak tahu persis apa kehendak Allah bagi kita disaat itu, apalagi saat-saat yang paling menegangkan.

Matius 16:21-23 
Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau." Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

❇️ Petrus yang terkategori ring satu saja masih bisa salah dalam memahami kehendak Tuhan, kalau Petrus saja bisa demikian maka kita pun bisa salah dalam memahami kehendak Tuhan.

Kisah Para Rasul 2:22-24
Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. 
Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.

❇️ Ketekunan untuk membaca dan merenungkan dari Firman Tuhan membuat kita dapat mengetahui kehendak Tuhan dalam kehidupan ini sehingga kita tidak salah dalam bertindak.

Kisah Para Rasul 17:11
Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian. 

❇️ Ketekunan dalam menyelidiki Firman Tuhan akan merubah paradigma, karakter bahkan tindakan dalam setiap aktifitas. 

Mazmur 119:99 
Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan.

Tetap semangat. JBU

Jumat, 28 Januari 2022

Godaan Pemimpin Rohani

GODAAN PEMIMPIN ROHANI (HAMBA TUHAN)

“Memerintahkan berarti melayani, tidak lebih dan tidak kurang."  (Andre Malraux)

Perbedaan mencolok antara kepemimpinan rohani (gereja) dengan sekuler adalah antara kepemimpinan hamba (pelayan) dengan "dari atas kebawah".
Berdasarkan (Matuius 4), ada 3 godaan yang sangat nyata tetapi tidak mudah dikenali yang dihadapi oleh setiap pemimpin (hamba) Kristus:
1. Merasa diri cukup (bergantung pada diri sendiri)
2. Menjadi spektakuler (mentalitas selebritis)
3. Menjadi orang yang berkuasa (punya kedudukan, suka memerintah, dari atas kebawah)

PEMIMPIN HAMBA SEPERTI YESUS
1. Yesus tahu POSISI-Nya dan bersedia untuk tidak memamerkannya.
2. Yesus tahu PANGGILAN-Nya dan bersedia untuk tetap setia pada panggilannya.
3. Yesus tahu MASA DEPAN-Nya dan bersedia untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada BapaNya.
4. Yesus tahu SIKAP-Nya dan bersedia untuk selalu tidak menyembunyikan sesuatu (transparan) dan membuktikan sesuatu.

"Puncak gunung menginspirasi para pemimpin, tetapi lembah mendewasakan mereka." ( Winston Churchill )

#METSIANGSAHABAT
Semangat penuh harapan🔥

Kamis, 27 Januari 2022

Gaira doa

GAIRAH DOA 

(Matius 7:7)”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”

PENDAHULUAN
Jika kita ingin mengembangkan kehidupan yang dipenuhi dengan doa, maka kita berhutang kepada Allah, sesama dan diri sendiri

1. INTENSITAS DALAM DOA
Minta…, carilah….ketuklah = kegigihan dan intensitas doa. Intensif= secara sungguh-sungguh dan kontinyu mengerjakan sesuatu sampai optimal. Minta…cari….ketuk= keberlangsungan dari semangat doa.
Minta= Permohonan dalam doa.
Cari= berarti seni penelitian doa dalam mencari kehendak Allah (Roma 8:26,27). 
Mengetuk= erat kaitannya dengan pertahanan dalam doa

Pintu antara manusia dan Allah= sekat kemanusiaan dan keiblisan yang jadi penghalang antara kita dengan Allah. Doa = menjembatani persekutuan antara Allah dengan manusia.

2. KESETIAAN DALAM DOA (ay 8 )
Kesetian dalam doa harus menjadi sesuatu yang benar dalam aktivitas doa kita dan menjadi sikap yang benar dalam kita berdoa.
Siap berdoa setiap saat, disegala tempat dan siap berkorban untuk doa.

3. PENGHARAPAN DALAM DOA (ay 9-11)
Inilah ayat yang menembakkan pengharapan dan iman. “Yang baik” (Lukas 11:13) adalah Roh Kudus, yang memampukan kita berdoa.
#METPAGISAHABAT
Semangat penuh harapan🔥

Rabu, 26 Januari 2022

harus meninggalkan mesir

HARUS MENINGGALKAN 'MESIR'

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 21 Januari 2012 - 

Baca:  Keluaran 12:29-42

"Orang Mesir juga mendesak dengan keras kepala kepada bangsa itu, menyuruh bangsa itu pergi dengan segera dari negeri itu, sebab kata: 'Nanti kami mati semuanya.'"   12:33

Alkitab menyatakan bahwa semua yang dihargai oleh kasih karunia Tuhan, ditebus dengan darah. Inilah yang dialami oleh bangsa Israel kala itu, bangsa yang sangat dikasihi Tuhan. Karena itu mereka harus segera meninggalkan Mesir.

     Setiap orang yang telah ditebus dan berharap Tuhan seperti bangsa Israel ini, dibebaskan, harus segera mengambil tindakan untuk keluar dari tempat itu. Penebusan melalui darah tidak hanya memisahkan yang hidup dari yang mati, tapi darah itu juga memisahkan darah anak-anak Tuhan dari belenggu dunia ini. Akibat dari penebusan terjadilah pemisahan. Setelah terlepas dari maut yang mematikan setiap anak sulung bangsa Mesir, umat Israel harus mengeluarkan meninggalkan Mesir sesuai dengan perintah Tuhan, karena  "...mereka dapat diusir dari Mesir dan tidak berlambat-lambat,"   (Keluaran 12:39). Sebagai umat yang telah ditebus oleh darah Kristus kita harus memisahkan diri dari 'Mesir' yang merupakan gambaran dari kehidupan dunia ini.

     Kini, dunia sangat tinggi kita sebab kita tidak lagi menjadi milik seperti yang dikatakan Tuhan Yesus,  "Jikalau dunia memiliki kamu, ingatlah bahwa ia telah terlebih dahulu memiliki aku dari kamu. Sekiranya dari kamu dunia, tentulah dunia milik kamu. Tetapi karena itu karena kamu adalah milikmu. kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, karena itulah dunia yang kamu miliki."  (Yohanes 15:18-19). Mungkin saja rekan kerja kita membenci kita karena Kristus, tetangga kanan kiri mulai mencibir, atau bahkan orang-orang terdekat (keluarga) juga mengasingkan dan mengucilka kita karena kita telah menjadi milik Kristus. Keadaan ini jangan membuat kita jadi lemah, justru kesempatan bagi kita untuk menjadi saksi Kristus di tengah-tengah mereka. Tuhan menginginkan kita yang menjadi milikNya benar-benar memiliki kehidupan yang 'berbeda', karena  "...siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."   (2 Korintus 5:17).

Darah Kristus sangat mahal, karena itu setiap orang yang telah ditebus tak boleh hidup dilihatnya sendiri, harus benar-benar menjadi manusia baru: artinya hidup harus benar-benar kita tingggakan!

Kemana Ku Cari Pertolongan?

Kemana Ku Cari Pertolongan? Ibrani 11:1   Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak ...